Yuni Usmanda

Author

Cewek yang hobi bereksperimen dengan alat rias ini suka banget sama musik cadas. Band-band beraliran hardcore ataupun grindcore dia khatamkan. Ketertarikannya sama musik cadas berawal saat dia kecewa dengan salah satu aliran musik yang didapuk asli dari Indonesia, dangdut. Saat itu, dia dikenal warga sebagai biduan yang punya suara khas. Di tengah popularitasnya, orkes yang menaunginya tega berkhianat. Dia digantikan oleh pendatang baru yang lebih muda. Sejak saat itu, dia mutusin buat hengkang selamanya dari dunia dangdut dan beralih ke musik cadas yang lebih ganas.

Cewek yang hobi bereksperimen dengan alat rias ini suka banget sama musik cadas. Band-band beraliran hardcore ataupun grindcore dia khatamkan. Ketertarikannya sama musik cadas berawal saat dia kecewa dengan salah satu aliran musik yang didapuk asli dari Indonesia, dangdut. Saat itu, dia dikenal warga sebagai biduan yang punya suara khas. Di tengah popularitasnya, orkes yang menaunginya tega berkhianat. Dia digantikan oleh pendatang baru yang lebih muda. Sejak saat itu, dia mutusin buat hengkang selamanya dari dunia dangdut dan beralih ke musik cadas yang lebih ganas.