(Mobile Legends) 7 Pemain Paling Bersinar di Playoff MPL Invitational

– Mereka yang tampil gemilang di babak playoff MPL Invitational
– Meski RRQ sebagai perwakilan Indonesia yang meraih juara, beberapa pemain dari negara lain juga tampil maksimal.

Gelaran MPL Invitational 2020 memang telah menjadi sejarah. Ajang yang mempertemukan tim-tim kuat dari empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Myanmar. Sebagai perwakilan dari tanah air, RRQ pun berhasil meraih juara di ajang ini.

Banyak kejutan yang terjadi selama MPL Invitational berlangsung, mulai dari Bigetron yang gagal melangkah ke playoff hingga Udil yang kembali bertemu dengan ONIC. Laga sengit pun terjadi dan beberapa pemain berhasil menampilkan permainan terbaiknya. KINCIR pun telah membuat daftar pemain terbaik di babak playoff. Yuk simak di bawah ini!

1. XIN – RRQ (Indonesia)

Menang enggak salah RRQ membawa XIN bergabung dengan tim ini. Hadir sejak MPL Season 4, pemain ini pun mampu membawa sang raja untuk menempati kembali taktahnya di musim kemari. Enggak hanya itu, pemain core ini juga berhasil membawa titel juara MPL Invitational ke Indonesia.

Pada babak playoffs MPL Invitational kemarin, XIN pun mampu menumbangkan semua lawan-lawannya hingga meriah 100% win rate. Hanya menggunakan Hero-hero yang mempunyai damage super sakit, pemain ini juga bisa memanfaatkan waktu untuk melakukan farming pada awal game. Enggak hanya itu, instingnya untuk bergabung ataupun meninggalkan team fight jadi salah satu keunggulan sang pemain.

2. R7 – RRQ (Indonesia)

Via moonton

Sama dengan XIN, mantan pemain Dota 2 ini juga bergabung dengan skuad Mobile Legends pada MPL Season 4 kemarin. Teknik dalam penguasaan Hero-heronya pun enggak bisa disepelekan. Menempati posisi sebagai offlaner, dirinya pun terkenal sebagai pemain yang enggak takut mati dalam menghadapi pertandingan.

Jika kalian menyaksikan gelaran MPL Invitational kemarin, R7 pun memberikan kejutan dengan menggunakan Balmond pada pertandingan melawan rival abadinya EVOS Esports. Enggak hanya itu, pemain ini juga kembali menggunakannya pada partai Grand Final.

3. Jason – Resurgence (Singapura)

Berhasil keluar sebagai pemenang di ajang MPL MYSG Season 5, membuat Resurgence berhak untuk lolos ke babak playoffs MPL Invitational. Sebenarnya enggak ada yang menyangka jika tim asal Singapura ini bisa bertahan melewati tim-tim Indonesia, mengingat ada lima tim tanah air, yaitu Aerowolf, ONIC, Alter Ego, EVOS, dan RRQ.

Berperan sebagai Support, Jason salah satu pemain yang berhasil menampilkan permainan yang memukau. Menggunakan Lou Yi, dirinya pun mampu memberikan surprise attack ke arah RRQ. Dirinya juga mampu jadi Support yang baik untuk Ly4ly4 sebagai core. Bahkan, dirinya bisa memulangkan Burmese Ghouls di babak final lower bracket. Bahkan, tim ini bisa mengamankan titel runner up.

4. ACE – Burmese Ghouls (Myanmar)

Tim asal Myanmar berhasil membawa kejutan di MPL Invitational. Soalnya, mereka berhasil mengalahkan tim asal Malaysia yang terbilang kuat, Geek Fam. Kejutan lain pun mereka perlihatkan dengan mengalahkan EVOS di lower bracket.

Sebagai core, ACE mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Di pertandingan melawan Geek Fam Malaysia, pemain ini juga berhasil meraih kemenangan dengan drama "epic comeback" di game pertama. Hal ini pun berhasil membuat kepercayaan tim asal Myanmar ini bangkit dan memulangkan Geek Fam Malaysia di babak playoff. Sayangnya, mereka juga harus gagal melawan Resurgence di final lower bracket.

5. Feekz – Geek Fam (Malaysia)

Mampu menahan imbang EVOS Esports saat perebutan slot upper bracket, Geek Fams Malaysia memang jadi salah satu tim terberat pada turnamen MPL Invitational. Sayang mereka belum bisa memenangkan pertandingan tersebut dan harus berada di Lower bracket.

Menghadapi Watt dan kawan-kawan, Feekz sebagai core, menggunakan Ling dan Hayabusa dirinya mampu memanfaatkan momentum untuk menyingkirkan Aerowolf dari babak playoffs. Melawan Burmese Ghouls, sang pemain pun juga hampir mengamankan poin di game pertama. Sayangnya, ACE dan kawan-kawan mampu menghalau dan menciptakan comeback dan memulangkan Feekz ke Malaysia.

6. Antimage -ONIC (Indonesia)

Berhasil menahan ego-nya untuk mengincar Udil, Antimage pun berhasil mengalahkan rivalnya, Alter Ego. Jika kalian menyaksikan game ini, Antimage pun terlihat sangat berambisi untuk menumbangkan mantan teman satu timnya. Alhasil, tim landak kuning pun harus kecurian poin di game pertama.

Memasuki game kedua, permainan Antimage pun kembali berfokus untuk mengalahkan Alter Ego. Berbeda dengan game sebelumnya, permainannya lebih terarah. Akhirnya, mereka pun mampu memulangkan Udil dan Alter Ego dengan skor 2-1 di hari pertama babak playoffs MPL Invitational.

7. Udil – Alter Ego (Indonesia)

MPL Invitational merupakan debut pertama Udil bersama Alter Ego. Bisa dibilang, dirinya sukses menunjukkan kembali performanya sebagai pemain profesional. Walaupun enggak kembali menempati posisinya sebagai midlaner, Udil pun mampu menjadi Support yang baik untuk Celiboy.

Saat bertemu kembali dengan pasukan landak kuning, Udil yang menjadi incaran tetap bisa tenang dan enggak terpancing. Sayangnya, sang lord pun belum mampu untuk membawa kemenangan untuk Alter Ego pada debut pertamanya ini.

***

Bagaimana tanggapan kalian dengan deretan pemain terbaik di babak playoffs? Jika punya pendapat lain, jangan sungkan untuk menuliskan di kolom komentar bawah, ya! Tetap di KINCIR agar kalian enggak ketinggalan berita seputar esports.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.