(MSC 2021) EVOS Legends Gugur, Filipina Dominasi Babak Grand Final

Setelah tampil maksimal di babak final lower bracket, EVOS Legends belum mampu mengimbangi tim asal Filipina, yaitu Execration. Di pertandingan ini tim macan putih sudah tampil baik akan tetapi hasil akhir berkata bahwa mereka harus pulang menyusul Bigetron Alpha ke Indonesia. Execration pun maju ke babak Grand Final melawan tim senegaranya yaitu Blacklist International.

Melihat game pertama, AntiMage memberikan dampak besar ke performa EVOS Legends. Pasalnya, Lapu-Lapu yang digunakannya mampu memecah fokus Execration. Belum lagi Rexxy yang menggunakan Yve juga cukup mengganggu lini depan pemain lawan. Hingga akhirnya setelah technical issue, permainan mulai didominasi oleh Execration.

Selepas menit 12, tidak ada yang bisa dilakukan oleh para punggawa dari EVOS Legends. kekuatan sang lawan sudah sangat sulit dibendung. Apalagi Pharsa yang merupakan Hero high ground bisa melakukan zoning ketika Lord memasuki markas EVOS Legends. Akhirnya Execration memenangkan ronde pertama.

Berlanjut, Execration tidak mengendurkan semangat mereka di final upper bracket. Padahal EVOS Legends sudah memakai beberapa Hero power mereka seperti Alice dan Harith. Sayangnya kedua Hero andalan ini bisa ditaklukkan oleh Benedetta dan Pharsa sidelane

Match EVOS Legends vs Execration.
Match EVOS Legends vs Execration. Via Tangkapan Layar.

Meskipun di lini depan EVOS Legends bisa mendominasi tapi Ferxiic yang menggunakan Yi Sun Shin jadi kurang penjagaan. Alhasil, Kielvj yang memakai Ling bisa dengan mudah melakukan pick off. Dari kerapihan bermain ini, Execration memenangkan dua ronde beruntun.

Bukan EVOS Legends namanya kalau tidak menampilkan mental juara yang kuat. Di ronde ketiga, kerja keras dari para punggawa tim macan putih berbuah hasil positif. Damage yang dihasilkan oleh Bruno Ferxiic terlalu besar. setelah merampas Lord di menit 16, EVOS Legends pun mendapatkan kemenangan pertamanya.

EVOS Legends gugur.
EVOS Legends gugur. Via Tangkapan Layar.

Sayang seribu sayang, Execration tampil jauh lebih baik di game terakhir, combo Grock dan Pharsa jadi penyebab utama kekalahan tim macan putih. Tidak ada yang bisa dilakukan oleh Ferxiic dan kawan-kawan ketika Execration melakukan push tiga lane.

Apa pendapat kalian? Silakan tulis di kolom komentar, ya! Jangan lupa untuk terus pantau KINCIR agar tidak ketinggalan berita terbaru seputar esports dan game lainnya.

 

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.