(MPL Season 5) Hero dengan Win Rate Terbaik di Regular Season

– Peringkat yang disusun berdasarkan statistik resmi dari Moonton.
– Ulasan sekaligus prediksi untuk babak Grand Final MPL Season 5 yang akan dilangsungkan akhir pekan ini.

Tidak terasa MPL Season 5 segera memasuki babak penentuan. Yap, turnamen esports Mobile Legends kasta tertinggi ini akan melangsungkan babak Grand Final pada 10—12 April 2020. Perlu dicatat, babak ini akan diadakan secara online mengingat virus Corona yang masih mewabah.

Selain para pemain profesional dari enam tim yang berlaga, pilihan Hero juga menjadi aspek yang menarik untuk disimak. Memang agak sulit memprediksi Hero Mobile Legends mana saja yang akan jadi pilihan utama. Namun, hal tersebut setidaknya bisa diprediksi lewat statistik pick Hero pada babak Regular Season.

Sebagai acuan untuk babak Grand Final, KINCIR telah menyusun peringkat Hero dengan win rate alias persentase kemenangan terbaik sepanjang babak reguler MPL Season 5. Selamat menyimak!

5. Selena – 57,1%

Sebagai pembuka, Selena masuk sebagai peringkat kelima Hero win rate terbaik di musim regular MPL Season 5. Meski sudah tidak diandalkan lagi sebagai Assassin, kemampuan disable-nya yang menyebalkan membuatnya “ganti haluan” menjadi support.

Meski tidak tercatat secara resmi, Selena terpantau menjadi Hero yang paling sering di-ban sepanjang musim reguler. Hal itu jadi bukti bahwa dia menjadi Hero paling ditakuti berkat kemampuannya melumpuhkan musuh sekaligus menghabisinya dengan sekejap. Selain itu, skill 1 mode Elf-nya juga jadi momok karena bisa mengungkap posisi musuh yang terkena jebakan.

Prediksi Grand Final: Kemampuan Selena yang serbabisa diprediksi akan tetap membuatnya laris manis sekaligus efektif jika digunakan dengan baik. Dia pun jadi satu dari sedikit pilihan semi-support paling bijak untuk saat ini. Apalagi setelah beberapa rekannya, seperti Valir dan Pharsa, terkena nerf di patch 1.4.60.

4. Uranus – 57,6%

Jika ada penghargaan “Most Improved Hero” di MPL Season 5, sudah jelas Uranus adalah pemenangnya. Bayangkan saja, dia dulunya dianggap sebagai Hero Tank tier paling bawah. Jika harus dijelaskan dengan bahasa yang sederhana, Uranus adalah Tank yang enggak guna.

Status tersebut ternyata tak lagi berlaku di MPL Season 5. Pasalnya, Uranus masuk ke dalam daftar 10 Hero paling laris di musim reguler. Meta hyper carry jelas menjadi salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap kebangkitan Uranus. Dia memang sangat cocok dengan taktik ini berkat durability-nya serta damage yang cukup besar untuk ukuran Hero Tank.

Prediksi Grand Final: Melihat kemampuannya yang tidak dikurangi pada update terbaru Mobile Legends, Uranus bisa diprediksi akan terus berjaya di babak Grand Final. Apalagi meta hyper carry masih jadi pilihan utama saat ini meski efektivitasnya terancam menurun karena taktiknya yang mulai terbaca.

3. Kaja – 62,5%

Saat banyak pemain Mobile Legends menganggap kesaktian Kaja sudah “habis”, statistik resmi musim reguler MPL Season 5 justru berkata sebaliknya. Sebab, dia menjadi dua Hero terbaik dalam soal jaminan kemenangan. Selain itu, dia juga tercatat digunakan sebanyak 32 kali.

Predikat sebagai “Hero Support Paling Menyebalkan” masih menjadi miliknya. Semua karena kemampuannya menculik musuh serta poke damage yang sangat mengganggu musuh, terutama di awal game. Apalagi, efek disable pada Ulti dinaikkan kastanya dari stun jadi suppress sehingga efek tarikannya sama sekali tidak bisa dinetralisir dengan Purify atau efek anti crowd control lain.

Prediksi Grand Final: Persentase kemenangan yang cukup tinggi jelas membuat Kaja akan terus diandalkan oleh para tanker dan support di Grand Final. Apalagi dia punya kemampuan yang cukup baik dalam membersihkan lane sehingga dia bisa jadi pilihan offlaner maupun support dalam taktik hyper carry.

Makanya, kiprah Kaja di babak Grand Final akan sangat menarik untuk disimak. Terutama jika kita menyorot Hengky “Kyy”, si rookie ajaib dari Bigetron yang mencatatkan rekor 100% win rate. Apakah rekornya akan berlanjut, atau justru ternoda di babak Grand Final nanti?

2. Diggie – 66,7%

Selain Uranus, Hero yang mendapat berkah paling besar dari tren hyper carry adalah Diggie. Dibanding Hero Support lainnya, Diggie menjadi yang paling bersinar jika berkaca pada persentase win rate-nya yang membuatnya bertengger sebagai Hero terbaik kedua di musim reguler.

Sebagai support, Diggie sangatlah diuntungkan berkat skill set-nya yang terbilang komplet. Dengan bomnya, dia bisa membunuh musuh dengan damage-nya yang tak main-main di awal hingga pertengahan game. Akibatnya, musuh pun mau tak mau jaga jarak sehingga core di tim bisa bermain dengan lebih nyaman.

Selain itu, harta paling berharga buat Diggie adalah skill Ulti-nya yang bisa menangkal disable. Kemampuan ini pun jadi momok yang sangat menyebalkan karena bisa mengacak-acak formasi musuh. Makanya, tak heran jika Diggie laris manis di musim reguler karena kemampuannya yang sangat berbahaya.

Prediksi Grand Final: Melihat kemampuannya yang belum dikurangi, bisa diprediksi Diggie masih akan jadi langganan pick maupun ban di Grand Final. Sebab, kemampuannya sebagai support yang serbalengkap tersebut membuatnya begitu sayang untuk dilewatkan.

1. Wanwan – 70,8%

Masih berpikir bahwa Granger, Bruno, atau Karrie sebagai Marksman paling ampuh buat taktik hyper carry? Jika jawabannya iya, mungkin kalian harus mempertimbangkannya lagi dengan masuknya Wanwan ke daftar ini.

Tak hanya menjadi Marksman terbaik, Wanwan berhasil “panjat” ranking Hero terbaik MPL Season 5 berkat catatan 70,8% kemenangan. Bandingkan dengan Granger yang hanya mencetak 43,9%, Karrie 47,3%, dan Bruno 47,6%.

Meski damage-nya tidak sesakit ketiga Hero tadi, Wanwan jadi andalan berkat kemampuannya yang sangat unik, yakni menyerang sambil meloncat. Selain itu, skill Ulti-nya juga menjadi "kartu as" karena membuatnya bisa menyerang musuh tanpa perlu takut diserang balik. Yap, saat Ulti, Wanwan kebal terhadap damage sekaligus efek crowd control.

Prediksi Grand Final: Meski di-nerf, Wanwan diprediksi akan terus jadi andalan, terlebih jika melihat pengaruhnya dalam pertarungan yang sangat besar. Namun, posisinya cukup terancam mengingat Karrie sama sekali tidak mendapatkan nerf di patch 1.4.60.

***

Jika kalian lihat lagi, kelima Hero di atas bisa menjadi komposisi tim yang menarik untuk dijadikan satu skuad. Apakah akan ada keenam tim yang berlaga di babak Grand Final MPL Season 5 yang berani menggunakan komposisi tersebut? Kita lihat saja nanti!

Bagaimana tanggapan kalian terkait peringkat Hero win rate terbaik musim reguler MPL Season 5 di atas? Yuk diskusikan prediksi kalian untuk babak Grand Final di kolom komentar! Jangan lupa untuk update hasilnya cuma di KINCIR!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.