(MPL Season 7) Profil ONIC: Siap Tampil Lebih Konsisten dan Dominan!

– Yuk simak profil serta persiapan dari ONIC untuk MPL Season 7!
– ONIC harus mengatasi isu konsistensi untuk tampil lebih dominan musim ini.

Gelaran MPL Season 7 segera kembali untuk mempertemukan delapan tim yang akan bertarung untuk jadi yang terbaik. Segala persiapan serta perombakan telah dilakukan jelang musim yang baru ini. Enggak hanya menaikan pemain dari skuad MDL, enggak jarang para tim merangkul para pemain papan atas untuk memperkuat timnya.

Salah satu tim yang akan bertanding di MPL Season 7 adalah ONIC. Masih seperti tiga musim sebelumnya, Drian, Sasa, Sanz, CW, dan Rasy masih berjuang untuk mengembalikan posisi sang landak kuning ke langit.

Setelah ditinggalkan Udil jelang MPL Season 6, kali ini pasukan landak engak lagi diperkuat oleh Antimage dan Psychoo. Pasalnya, kedua pemain tersebut telah resmi jadi lawan untuk Drian dan kawan-kawan. Tapi, mereka pun merangkul dua mantan pemain MDL, yaitu Maipan dan Kiboy.

Untuk menelisik penampilan ONIC di MPL Season 7, KINCIR pun menganalisis peluang dan prediksi Drian dan kawan-kawan pada musim ini. Yuk simak di bawah ini!

Masih Berjuang untuk “Kembali ke Langit”

Via Istimewa

Di MPL Season 7, ONIC masih berjuang untuk bisa menempati posisinya di langit. Sejak berhasil menjuarai turnamen-turnamen Mobile Legends pada 2019 lalu, seperti MPL Season 3, Piala Presiden Esports 2019, dan MSC 2019 tim berlogo landak kuning ini enggak bisa pertahankan prestasinya di musim selanjutnya.

Mulai dari membawa dua mantan pro player Arena of Valor, yaitu CW dan Rasy, ONIC terus melakukan pembenahan sejak MPL Season 5. Sampai pada akhirnya, mereka harus merelakan Udil untuk berpaling ke Alter Ego jelang musim keenam. Tapi, mereka hampir jadi yang terbaik di MPL Season 6 lalu karena kehadiran Sanz.

Sayangnya, dominasi ONIC selama empat minggu berhasil dipatahkan oleh Alter Ego di babak Regular Season MPL Season 6 lalu. Namun, mereka mampu naik satu peringkat dari musim sebelumnya, yaitu ketiga.

Kembali merombak timnya, ONIC memang enggak melakukan transfer pemain. Bahkan tim yang jadi juara di MPL Season 3 ini malah kehilangan dua pemain andalannya, yaitu Antimage dan Pyschoo. Tim tersebut pun membawa dua pemain dari skuda MDL untuk bersatu dengan Drian, Sasa, CW, dan Rasy untuk MPL Season 7, yaitu Kiboy dan Maipan.

Skuad "Hokage" yang Kian Terpencar

Via Istimewa

Bisa dibilang, ONIC merupakan tim tempat berkumpul pada anak-anak ajaib, seperti Udil, Antimage, Pyschoo, Drian, dan Sasa. Kelima anak muda berbakat ini sukses menggebrak panggung turnamen bergengsi Mobile Legends dengan mengalahkan tim-tim kuat, seperti RRQ, EVOS, dan Louvre.

Enggak heran jika kelima pemain yang menyebut dirinya Hokage ini jadi idola baru untuk para pencinta game Mobile Legends di Indonesia. Setelah kehilangan Udil, jelang MPL Season 7 ini, mereka harus kembali ikhlas melepaskan Antimage yang berlabuh ke EVOS dan Pyschoo yang kini jadi pemain dari RRQ Hoshi.

Antimage mengucapkan selamat tinggal untuk Drian dan kawan-kawan jelang MPL Invitational lalu. Memang, pertandingan debut pemain offlaner ini kandas dengan kegagalan melangkah ke babak Grand Final. Sementara Psychoo resmi perkuat RRQ Hohsi di M2 World Championship bersama dengan Udil yang telah jadi bagian dari Alter Ego.

MPL Season 7 Akan Lebih “Panas” untuk ONIC?

Via Istimewa

Seperti yang dikatakan Drian kepada KINCIR mengenai pandangan tentang MPL Season 7, dirinya mengatakan akan lebih panas dibanding dengan musim-musim sebelumnya. Enggak hanya ingin kembali jadi yang terbaik, dia juga akan bertemu dengan mantan rekan satu tim yang kini telah jadi musuh.

Jika ONIC berhasil menyelesaikan permasalahannya di musim lalu, mereka punya kesempatan yang besar untuk bisa kembali bangkit dari keterpurukan. MPL Season 7 akan jadi musim kedua Sanz berlaga di gemerlap panggung MPL. Seharusnya, sang pemain lebih bisa mengeluarkan kemampuannya untuk bisa membawa landak kuning kembali membawa pulang trofi.

Musim ini, ONIC juga punya pemain tambahan dari skuad MDL, yaitu Kiboy dan Maipan. Keduanya pun telah terlatih dan dipercaya mampu bersatu dengan para pemain lainnya untuk berlaga di MPL Season 7 nanti.

Pembuktian Somber sebagai Pelatih

Gelaran turnamen Mobile Legends Pro League memang berhasil jadi salah satu ajang esports paling bergengsi di Tanah Air. Soalnya, tim-tim yang berlaga di ajang ini enggak segan-segan untuk merangkul pelatih dari luar negeri. ONIC masuk jajaran yang mendatangkan pelatih dari luar negeri, yaitu Somber dari Taiwan.

Sempat enggak bisa hadir untuk melatih secara langsung karena wabah COVID-19. Ssaat itu Mars sebagai asisten pelatih berhasil membawa ONIC untuk mendominasi dan memuncaki klasemen hingga empat minggu sebelum dipecahkan oleh Udil.

Di babak playoffs musim lalu, Somber akhirnya bisa menjalankan tugasnya secara langsung sebagai pelatih. Sayangnya, performa Buts dan kawan-kawan enggak membaik. Tapi, ada kemungkinan lain, yaitu peraturan banned lima Hero.

Inilah waktu yang tepat untuk Somber meruntuhkan permasalahan tersebut. Sang pelatih pun dituntut untuk bisa memberikan strategi untuk Sanz dan kawan-kawan mengalahkan para musuh-musuhnya. Apalagi, kini ONIC telah mempuanyai seorang analis yang akan menyempurnakan strategi dari Somber dan Mars, yaitu Skipper.

Persiapan Matang, ONIC Siap untuk Kembali Dominasi di MPL Season 7

Memasuki week 1 babak Regular Season di musim ini, Drian, Sasa, Sanz, Buts, CW, Rassy, Kiboy, dan Maipan bersiap untuk menggebrak panggung MPL Season 7 dan meraih kembali gelar juara. Pertanyaan, memampukan mereka kembali mendominasi setelah ditinggalkan oleh beberapa pemain andalannya?

Jika melihat dari performa mereka di musim kemarin, nampaknya untuk kembali mendominasi bukan hal yang sulit untuk ONIC. Asalkan, waktu yang dibilang panjang dari MPL Season 6 ke 7 bisa dimanfaatkan dengan baik, khususnya Sanz sebagai pemain hypercarry. Soalnya, di musim kemarin Hero poll-nya bisa dibilang sedikit dan dapat ditebak gameplay oleh para musuhnya.

Sementara kendala internal ONIC di musim kemarin, diharapkan telah terselesaikan dengan baik. Rasy pun seharusnya telah mampu menjadi seorang Tanker yang lebih tangguh untuk menghalau pergerakan musuhnya.

Jangan hanya Drian yang merasa panas jelang MPL Season 6, mengingat masih ada Sasa yang merupakan pemain terlama di tim ini. Perlu diingat, pemain asal Malaysia ini pernah jadi sosok menakutkan untuk ONIC. Jarang bermain di musim sebelumnya, bisa jadi pacuan untuknya kembali menyajikan penampilannya yang memukau.

Enggak ketinggalan Buts yang berhasil memperlihatkan permainan terbaik di musim lalu. Dengan Esmeralda yang dimainkannya, pemain ini mampu memberikan perlawanan untuk para musuh-musuhnya. Bahkan, sang pemain dinobatkan sebagai “most improved player”.

Sepertinya, pasukan landak telah siap untuk berlaga di MPL Season 7 ini. Apalagi jika Somber sebagai pelatih ditambah dengan Mars dan Skipper sebagai analis mampu memberikan arahan dan strategi yang membuat mereka jadi tak terkalahkan.

***

Bagaimana tanggapan kalian dengan performa ONIC di MPL Season 7 kali ini? Apakah mereka mampu memberikan yang terbaik dan kembali ke langit musim ini? Jangan sungkan untuk memberikan komentar kalian di kolom bawah, ya! Tetap di KINCIR agar kalian enggak ketinggalan berita seputar esports.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.