(REVIEW) LYN: The Lightbringer

LYN: The Lightbringer
Genre
  • RPG
Publisher
  • Nexon
Developer
  • Nexon
Release Date
  • 13 March 2019
Rating
3.5 / 5

RPG memang enggak ada matinya. Banyak pengembang game yang rasanya enggak pernah bosan dalam menghadirkan RPG baru untuk para gamer, terlebih di perangkat mobile. Nah, belum lama ini, Nexon telah merilis RPG terbaru yang diberi judul LYN: The Lightbringer.

LYN: The Lightbringer berkisah tentang 200 tahun setelah Perang Vestri berlangsung. Setelah sekian lama terjadi perdamaian, tiba-tiba langit terbuka oleh kehadiran seorang gadis yang misterius. Akibat hal tersebut, peperangan pun mulai terjadi lagi di Vestri.

Lantas, bagaimana kualitas LYN: The Lightbringer? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

 

Kualitas grafik indah yang memanjakan mata

Kualitas grafik yang menawan bisa dibilang sebagai salah satu kelebihan utama di game ini. Jika dibandingkan dengan RPG mobile lainnya, LYN: The Lightbringer termasuk salah satu yang paling unggul. Di game ini, kalian akan menemukan grafik yang sangat indah. Art style game ini memancarkan keindahan yang mungkin jarang kalian temukan di RPG mobile lainnya.

Grafik yang menawan ini didukung oleh pemilihan warna yang tepat, sehingga berhasil menciptakan suasana yang tenteram di game ini. Ditambah lagi dengan penampilan para karakternya yang dibuat sangat rupawan. Hal tersebut enggak bisa dimungkiri menjadi salah satu nilai plus LYN: The Lightbringer.

Grafik LYN: The Lightbringer yang “wah” bakalan terasa optimal jika kalian lihat dalam setting grafik yang high. Eits, pengguna smartphone “kentang” jangan kecewa dulu. Grafiknya yang indah tetap dapat kalian nikmati, kok, walau dengan setting grafik yang normal atau low.

 

RPG tanpa sistem kontrol

Siapa yang pernah memainkan Power Rangers: All Stars? LYN: The Lightbringer mungkin bakal mengingatkan kalian dengan game yang juga dibesut oleh Nexon tersebut. Selain sama-sama RPG, kedua game ini punya sistem kontrol yang sama. Yap, kalian enggak akan menemukan sistem kontrol di kedua game ini.

Saat bermain LYN: The Lightbringer, kalian enggak perlu repot-repot menggerakkan karakter kalian. Soalnya, game ini akan secara otomatis menggerakkan dan mengeluarkan attack dasar pada karakter. Yang kalian perlukan di game ini hanyalah memencet tombol skill dari masing-masing karakter.

Sistem kontrol seperti ini memang cukup memudahkan para pemainnya. Namun, keterbatasan pemain dalam menggerakkan karakternya membuat game ini jadi terasa monoton. Sebagian pemain mungkin bakal merasa cepat bosan dengan sistem kontrol yang seperti ini.

 

Konten yang dihadirkan cukup beragam

LYN: The Lightbringer enggak hanya menghadirkan story campaign utama di dalam gamenya. Selain menyelesaikan jalan cerita utama gamenya di mode Adventure, kalian juga akan menemukan dua mode lain yang bisa dimainkan di game ini. Kedua mode tersebut adalah Match dan Challenge.

Kalau kalian ingin bermain dengan pemain lain di game ini, kalian bisa, loh, membentuk guild. Nantinya, kalian bisa bekerja sama di mode Match. Untuk bisa menyelesaikan cerita di mode Adventure, tentunya kalian harus terus memperkuat karakter, ‘kan? Nah, berbagai hal yang dibutuhkan untuk memperkuat karakter, bisa kalian dapatkan dengan menyelesaikan berbagai misi di mode Challenge. Setiap mode yang ada di LYN: The Lightbringer dibuat untuk saling melengkapi pengalaman bermain kalian.

***

Kalau kalian sedang mencari RPG mobile dengan kualitas grafis yang jempolan, LYN: The Lightbringer sama sekali enggak boleh kalian lewatkan. Warnanya yang indah dengan karakter yang rupawan dijamin dapat memanjakan mata kalian. Kontennya yang beragam juga membuat game ini terasa lebih lengkap. Sayangnya, ketiadaan sistem kontrolnya membuat pengalaman bermain game ini jadi terasa kurang maksimal.

Coba aja mainkan dan jangan lupa kasih penilaian lo di kolom ulasan pada bagian atas artikel ini!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.