Cerita Dota 2: Kunkka dan Tidehunter, Salah Paham di Peperangan

Para karakter Hero di Dota 2 memang punya beragam cerita menarik. Selain berbagi kisah, kadang mereka juga terlibat fragmen peperangan yang sama. Tengok saja Kunkka dan Tidehunter yang dianggap bermusuhan berkat konflik peperangan. Hubungannya sangat gamblang bahkan ditulis di biografi kedua Hero tersebut. 

Lantas apakah Kunkka dan Tidehunter merupakan musuh abadi di Dota 2? Simak cerita lengkapnya berikut ini!

 

Peperangan di Trembling Isle

Via Istimewa

Kunkka pernah bepergian ke lautan terbuka di Trembling Isle. Dia berusaha menghentikan serbuan para iblis yang disebut sebagai Demons of the Cataract. Belum jelas siapakah para makhluk jahat yang disebutkan pada babak cerita milik Kunkka ini. Apakah ada keterlibatan tokoh Hero lain atau enggak. Yang jelas, Kunkka berusaha keras menghentikan serbuan para iblis hingga kehilangan puluhan kapal milik pasukannya. 

Sang Admiral punya sebuah artefak, Tidebringer yang jadi pedang sakti miliknya untuk mempertahankan peperangan. Sayang, semua pasukan dan kapal miliknya harus karam di lautan karena terhempas kekuatan mengerikan dari dewa laut kuno, Maelrawn. Akhirnya, sang Admiral hanya punya satu kapal hantu yang bisa dia panggil untuk membantunya di peperangan.

 

Maelrawn, Dewa Kuno Sembahan Tidehunter

Via Istimewa

Tidehunter adalah meranth atau makhluk penghuni bawah laut. Para leviathan seperti Tidehunter terkenal punya badan besar dan kekuatan yang mengerikan. Maelrawn disinyalir adalah seorang dewa kuno yang bersemayam di palung terdalam. Bahkan para pelaut percaya kalau ombak besar yang sampai ke tepian merupakan guncangan yang diakibatkan olehnya.

Pada peperangan di Trembling Isle, Tidehunter memangil Maelrawn untuk menghempaskan pasukan Kunkka serta iblis yang sedang berperang di atas permukaan. Dewa kuno yang dikenal punya tentakel besar ini menampakkan kekuatannya untuk langsung membasmi kedua belah pihak. Kekuatan ini bersemayam di Tidehunter menjadi kemampuan Ravage miliknya.

 

Konflik Abadi di Lautan Terbuka

Via Istimewa

Karena keduanya sempat bersiteru di lautan, Kunkka menaruh dendam pada Tidehunter. Senjata Tidehunter berupa jangkar raksasa merupakan rampasan yang dia dapat dari salah satu kapal milik Kunkka. Karena Kunkka diceritakan selamat dari peperangan di Trembling Isle, dia sempat bertarung dengan sang Leviathan, dengan tanpa pemenang yang pasti.

Tidehunter mengklaim pernah memakan salah satu sepatu milik Kunkka sementara sang Admiral sempat merontokkan taring besar milik Tidehunter. Rivalitas yang terjalin di antara keduanya berubah menjadi nemesis satu sama lain. Bahkan Kunkka sangat menghargai Tidehunter sebagai saingan dan enggak menemukan lawan kuat selain sang Leviathan. Jika bertemu sebagai tim, kedua Hero ini bakal menyampingkan rivallitas mereka dan mampu menjadi dua karakter yang sangat berbahaya!

***

Kayaknya, hubungan Kunkka dan Tidehunter harus dicontoh banget, nih. Selain sebagai rival, mereka bisa meredakan ketegangan dan justru bekerja sama. Kayaknya konflik di antara mereka memang disebabkan salah paham saja. Tapi, kalau beradu siapa yang bakal menang ya? Sang Admiral dengan kapal hantu miliknya, atau Tidehunter yang mampu memanggi dewa kuno di lautan?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.