5 Fakta Baryon Mode, Teknik Naruto Paling OP dengan Efek Samping Mematikan

Baryon Mode jadi teknik baru yang digunakan oleh Naruto Uzumaki dan Kurama di anime Boruto. Teknik ini ternyata punya konsekuensi yang besar.


Anime Boruto: Naruto Next Generations belum lama ini memasuki arc yang terbilang cukup menegangkan. Pasalnya, kita disajikan dengan pertarungan Isshiki Otsutsuki melawan Naruto Uzumaki, Sasuke Uchiha, dan juga Boruto Uzumaki. Sayangnya, ketiga ninja asal Konohagakure tersebut bisa dibilang kalah telak dari Isshiki Otsusuki dan terancam dibunuh olehnya.

Di tengah kondisi yang kurang menguntungkan, sang Hokage Ketujuh pun menggunakan sebuah teknik baru yang disebut sebagai Baryon Mode. Teknik yang merupakan hasil penggabungan chakra-nya dengan milik Kurama ini pun terbukti ampuh karena bisa bikin Isshiki kewalahan. Meski begitu, ada efek samping yang membuat nyawa penggunanya terancam.

Nah, di bawah ini KINCIR akan membahas fakta tentang Baryon Mode yang digunakan oleh Naruto Uzumaki di anime Boruto. Yuk, simak!

Fakta Baryon Mode Teknik Naruto

1. Diambil dari Nama Partikel dan Punya Cara Kerja seperti Fusi Nuklir

Seperti yang kita ketahui, teknik baru Naruto dan Kurama disebut dengan nama Baryon Mode. Kata “baryon” yang ada di sebutan teknik tersebut pun diambil dari nama sebuah partikel subatom yang terdiri atas tiga kuark dan sama-sama disebut baryon. Nah, penggunaan nama baryon pada mode tersebut pun ada kaitannya dengan cara kerja tekniknya.

Sebab, Baryon Mode tercipta setelah proses penggabungan atau fusi antara chakra milik Naruto dan Kurama. Kedua chakra yang sudah tergabung itu kemudian menjadi bahan mentah untuk menciptakan sebuah energi baru yang punya kekuatan dahsyat. Kurama menjelaskan bahwa teknik ini mirip dengan cara kerja fusi nuklir, sebuah reaksi di mana ada penggabungan beberapa atom yang kemudian jadi sumber energi bagi matahari.

2. Memiliki Wujud yang Mirip dengan “Semangat Api”

Fakta Baryon Mode Teknik Naruto
Fakta Baryon Mode Teknik Naruto Via Istimewa.

Jika kalian perhatikan, Baryon Mode memiliki penampilan yang sangat berbeda ketimbang sejumlah mode chakra Naruto dan Kurama sebelumnya. Soalnya, Baryon Mode memiliki warna merah dan juga dihiasi oleh sembilan ekor chakra yang melambangkan jumlah ekor yang dimilki oleh Kurama. Padahal, di sejumlah mode sebelumnya, warna modenya adalah kuning dan lebih berwujud seperti jubah tanpa ekor.

Namun, tampaknya ada alasan khusus terkait penampilan pada Baryon Mode yang menjadi teknik pemungkas sang Hokage Ketujuh. Soalnya, wujudnya tersebut mirip dengan simbol “Semangat Api” yang juga sekaligus menjadi slogan dari Konohagakure. Simbol yang bisa dilihat di wilayah pemakaman Konohagakure itu pun memiliki wujud seperti api berwarna merah dan punya makna semangat rela berkorban demi desa.

Jadi, kalau bisa dibilang, Baryon Mode adalah sebuah teknik yang menjadi sebuah penghormatan Naruto dan Kurama bagi Konohagakure. Apalagi, teknik ini memiliki risiko besar yang membuat sang pengguna benar-benar mengorbankan nyawanya.

3. Memperpendek Masa Hidup Musuhnya

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Baryon Mode merupakan teknik yang digunakan dengan cara menggabungkan dua chakra milik Naruto dan Kurama buat menciptakan sebuah energi baru. Nah, keberadaan energi baru tersebut pun mampu menyerap chakra dari orang lain untuk kemudian kembali dijadikan bahan mentah dari energi itu jikalau melakukan kontak secara fisik.

Jadi, setiap kali Naruto melakukan kontak fisik dengan musuhnya sewaktu bertarung, maka chakra dari sang musuh akan terserap buat menjadi bahan mentah untuk menciptakan energi Baryon Mode. Mengingat chakra menjadi sebuah zat penting bagi makhluk hidup di anime-nya, setiap kali chakra tersebut terserap, maka masa hidup dari sang musuh juga akan semakin pendek.

Hal ini pun dialami oleh Isshiki Otsutsuki yang pada saat awal bertarung masih punya masa hidup sekitar 20 jam buat mencari wadah baru sebelum tubuhnya hancur. Namun, usai bertarung melawan Naruto yang menggunakan Baryon Mode dan berkali-kali terkena pukulan, masa hidup dari Isshiki hanya tinggal tersisa kurang dari 20 menit saja meski baru berkelahi selama beberapa saat.

4. Mode Luar Biasa dengan Efek Samping Mematikan

Fakta Baryon Mode Teknik Naruto
Fakta Baryon Mode Teknik Naruto Via Istimewa.

Berdasarkan penjelasan di poin sebelumnya, kalian pasti sudah langsung menganggap Baryon Mode sebagai teknik paling luar biasa yang pernah digunakan oleh Naruto. Sebab, selain membuat masa hidup musuhnya jadi lebih pendek, Baryon Mode juga mampu meningkatkan kemampuan sang pengguna berkali-kali lipat lebih dahsyat dari sebelumnya. Entah itu dari segi kekuatan, kecepatan, dan refleks yang bahkan melebihi Isshiki.

Namun, seperti yang sempat dijelaskan oleh Kurama sebelum memakai Baryon Mode, teknik yang satu ini juga punya konsekuensi yang mampu bikin penggunanya tewas. Hal ini karena chakra sang jinchuriki dan bijuu digunakan sebagai bahan mentah buat menciptakan energi baru tersebut sehingga akan bisa habis jika diserap secara terus-menerus. Jika sudah habis, baik sang jinchuriki ataupun bijuu pun akan tewas.

Satu-satunya cara agar bisa bertahan hidup saat menggunakan Baryon Mode adalah memakainya se-efisien mungkin agar chakra milik sang jinchuriki ataupun bijuu enggak habis duluan sebelum musuhnya. Meski begitu, ternyata sebenarnya ada sebuah fakta yang cukup mencengangkan terkait efek samping yang diakibatkan oleh penggunaan Baryon Mode.

5. Baryon Mode Jadi Teknik Pengorbanannya Kurama

Fakta Baryon Mode Teknik Naruto
Fakta Baryon Mode Teknik Naruto Via Istimewa.

Ternyata, efek samping mematikan sebenarnya dari Baryon Mode adalah nyawa dari Kurama. Hal ini karena kemungkinan jumlah chakra Kurama yang digunakan untuk mode ini jauh lebih banyak ketimbang milik Naruto meski kemudian digabungkan. Bahkan, tak menutup kemungkinan kalau Baryon Mode mengharuskan Kurama buat ‘membakar’ seluruh chakra-nya buat menciptakan energi baru tersebut.

Sebenarnya Naruto juga bisa ikut tewas saat menggunakan Baryon Mode, tapi Kurama telah memperhitungkan hal tersebut dia jadinya selamat. Hal ini karena saat bertarung, Isshiki, hanya memiliki sisa masa hidup selama 20 jam lagi yang kemudian dianggap Kurama sebagai peluang besar. Sebab, masa hidup Naruto masih lebih banyak dari Isshiki sehingga ada kemungkinan buat sang Hokage selamat jika memakai Baryon Mode.

Jikalau teknik ini dipakai saat melawan Madara atau Kaguya yang sisa masa hidupnya tak diketahui, baik Naruto atau Kurama pun kemungkinan besar akan tewas. Namun, karena Kurama telah memperhitungkannya, Naruto berhasil tetap hidup karena chakra-nya tak terkuras habis. Dengan kata lain, Baryon Mode menjadi sebuah teknik pengorbanan Kurama buat melindungi Naruto dan juga warga Konohagakure.

***

Nah, itulah sejumlah fakta tentang Baryon Mode. Dari sejumlah fakta tersebut, manakah yang paling menarik perhatian kalian? Share pendapat kalian di bawah dan ikuti terus KINCIR untuk artikel menarik seputar anime lainnya, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.