6 Rekomendasi Film Terbaik Hayao Miyazaki yang Menghangatkan Hati

Hayao Miyazaki, sang maestro Studio Ghibli, memang punya mantra khusus di tangan dan pikirannya. Karya-karya yang ia hasilkan selalu berhasil untuk meninggalkan jejak dalam pikiran para penonton. Tak seperti animasi biasa, selalu ada nilai filosofis atau ide yang melahirkan inspirasi dan perasaan hangat.

Pada tahun 2013, Hayao Miyazaki memang memutuskan buat pensiun. Namun, udah sejak tahun 2017 beredar kabar bahwa laki-laki asal Tokyo ini bakalan membuat sebuah karya besar yang diadaptasi dari novel How Do You Live? karya Yoshino Genzaburo. Kabar ini tentunya menjadi pemicu semangat bagi para penggemar fanatik Ghibli yang tersebar di seluruh dunia.

Sambil menunggu konfirmasi dirilisnya karya agung tersebut, kamu bisa mengisi waktu buat menonton kembali karya-karya Hayao Miyazaki yang membekas di hati. Dari antara berbagai animasi berkesan yang diproduksi oleh Hayao Miyazaki lewat Ghibli, mana yang paling banyak dibicarakan dan dianggap sebagai karya-karya terbaik “Walt Disney”-nya Jepang itu?

Kali ini, KINCIR merangkum semuanya di bawh ini: 

Rekomendasi film terbaik Hayao Miyazaki

1. Spirited Away (2001)

Via Istimewa
Via Istimewa

Spirited Away adalah sebuah kisah petualangan yang unik, creepy, sekaligus seru. Animasi ini berfokus pada seorang anak kecil berusia 10 tahun, Chihiro, yang akan pindah ke rumah baru bersama kedua orang tuanya.

Suatu hari, mereka melewati sebuah terowongan misterius yang membawa mereka pada taman ria yang sepi. Walaupun Chihiro udah agak ketakutan dan curiga, tetapi kedua orang tuanya malah makan di sebuah kedai dengan santai, menganggap kalau pemilik bakal datang. 

Namun, kecurigaan Chihiro tepat, karena setelah makan dengan rakus, kedua orang tuanya pun berubah menjadi babi. Chihiro bertemu lelaki misterius bernama Haku yang memperingatkannya untuk cepat pergi dari sana dan kelak membantu dirinya dan orang tuanya untuk bebas dari taman misterius yang rupanya adalah dunia makhluk halus.

Walaupun kedengarannya mengerikan, tetapi Spirited Away adalah film yang filosofis. Di balik kisah petualangan yang seru dan penuh teka-teki, Spirited Away mengajarkan Chihiro dan penonton tentang menjadi dewasa. Setelah melewati serangkaian petualangan dan dipaksa “menjadi dewasa” di dunia arwah, Chihiro pun pada akhirnya menerima kenyataan bahwa hidup harus terus berjalan dan menerima kondisi kalau ia harus pindah rumah.

2. My Neighbor Totoro (1998)

Via Istimewa
Via Istimewa

Setiap anak kecil pastinya memiliki imajinasi yang ajaib. Hal itu nampaknya diwujudkan lewat karya Ghibli yang bertajuk My Neighbor Totoro. Ceritanya ringan dan cukup menyenangkan.

My Neighbor Totoro berkisah tentang kakak-beradik Satsuki dan Mei yang pindah ke kampung halaman sang ibu karena ibu mereka berdua dirawat di rumah sakit. Suatu hari, Mei bertemu dengan seorang makhluk kelinci besar berwarna abu-abu bernama Totoro, yang hanya “menampakkan diri” ke Mei. Namun, lama-kelamaan, Satsuki juga bisa melihat Totoro. Bersama Totoro, mereka  melewati berbagai macam hal yang mengharukan dan menyenangkan hingga sang ibu sembuh. 

Sosok-sosok ajaib seperti Totoro mengajarkan mereka tentang kebahagiaan dan cinta kepada alam. Selain itu, terdapat Neko Bus (Bus Kucing) yang lagi-lagi hanya bisa dilihat keduanya. Ada yang bilang bahwa Totoro adalah guardian angel yang menjaga anak-anak baik untuk tetap selaras dengan alam.

Namun, ada pula teori konspirasi yang menyebutkan bahwa Totoro adalah dewa kematian dan Neko Bus adalah bus menuju alam arwah. Teori terakhir beredar luas meskipun ditepis oleh pihak Ghibli.

3. From Up on Poppy Hill (2011)

Via Istimewa
Via Istimewa

Kalau kamu mencari animasi Ghibli yang nuansanya romantis dan agak mature, film inilah jawabannya. From Up of Poppy Hill berkisah tentang Umi, seorang permpuan yang bersedih setelah ayahnya meninggal dalam sebuah kapal yang karam.

Kesedihannya perlahan terkikis setelah bertemu dengan Kazama. Poppy Hill, tempat mereka tinggal, menjadi saksi cinta mereka berdua. Setelah sempat mengalami kesalahpahaman yang membuat mereka berdua mengira bahwa mereka bersaudara, Kazama dan Umi pun pada akhirnya bersatu.

Dibuat dengan latar waktu Jepang tahun 60-an, film ini terlihat klasik, manis, romantis, tetapi enggak berlebihan dan cringe.

4. The Wind Rises (2013)

Via Istimewa
Via Istimewa

Layaknya From Up on Poppy Hill, The Wind Rises menjadi salah satu film besutan Miyazaki yang bisa lo tonton kalau mencari kisah cinta romantis sekaligus bikin kamu meneteskan air mata

Seperti Grave of the Fireflies, animasi Ghibli yang disutradarai oleh Isao Takahata, film ini juga berlatarkan Perang Dunia II. Kisah yang diusung adalah kisah cinta Jiro dan Naoko yang mengingatkan kamu pada kisah Habibie dan Ainun.

Sama kayak Pak Habibie, Jiro adalah seseorang yang mendedikasikan dirinya pada pesawat terbang. Jiro sendiri merupakan perancang desain pesawat terbang yang cukup perfeksionis.

Naoko selaku istri Jiro sangat mendukung setiap langkah yang ia ambil. Bahkan, Naoko menjadi penyemangat Jiro dalam mewujudkan cita-citanya. Sayangnya, ketika pesawat itu terbang, Naoko pun juga harus pergi lantaran menderita TBC. Perasaan Jiro di akhir kisah betul-betul campur aduk; antara bangga sekaligus berduka.

5. Kiki’s Delivery Servoce (1989)

Via Istimewa
Via Istimewa

Sebagaimana penyihir lain yang berusia remaja, Kiki harus melewati masa training dengan pergi dari rumah dan mencoba masuk ke kehidupan masyarakat. Kiki pergi bersama kucingnya, Jiji, yang dapat berbicara.

Di kota Koriko, Kiki bertemu dengan banyak hal, mulai dari Tombo, remaja seusianya, sampai Osono, pemilik bakery yang menginspirasinya membuka delivery service dengan sapu terbang.

DIbalut dengan kisah imajinatif, Kiki’s Delivery Service sebetulnya adalah sebuah film coming-of-age. Fase di saat Kiki kehilangan kemampuan terbang dan kemampuan berkomunikasi dengan Jiji adalah simbol fase “pencarian jati diri” remaja.

Para remaja, enggak seperti anak kecil, hidup dalam kebingungan dan mulai berpikir serius soal hidup. Namun, karena belum menjadi orang dewasa, mereka juga enggak punya pondasi yang cukup untuk menemukan tujuan hidup. 

Selain penuh filosofi, Kiki’s Delivery Service juga menjadi salah satu karya Hayao Miyazaki yang cukup terkenal dan disukai karena animasinya yang cantik.

6. Princess Monokoke (1997)

Via Istimewa
Via Istimewa

Jika lo mencari film dari Ghibli yang penuh dengan fantasi dan petualangan yang intensif, Princess Monokoko adalah jawabannya. Film yang satu ini berkisah tentang  seorang pangeran yang terasing, Ashitaka, yang desanya diserang babi terkutuk. Kutukan itu membuat tangan kanan Ashitaka terluka parah.

Cara mengobatinya adalah pergi ke tempat asal babi hutan. Perjalanan Ashitaka inilah yang seru dan mempertemukan Ashitaka dengan banyak orang dan melibatkannya pada perang antarpenduduk desa dan hutan. Ia juga menjadi dekat dengan San (atau Putri Monokoke), seorang gadis petarung kuat yang dibesarkan serigala.

Film ini enggak sekadar berkisah tentang perang, lho. Kisahnya juga memuat tentang politik perang, pengkhianatan, dan juga memberikan kita pesan moral tentang pentingnya menjaga alam supaya hidup kita tetap harmonis. 

***

Itulah rekomendasi film yang pernah disutradarai dan dibuat oleh Hayao Miyazaki, sang maestro dari Ghibli. Tentunya, kita enggak sabar menunggu rilisnya proyek How Do You Live dan berharap bahwa layaknya film-film di atas, Hayao Miyazaki belum kehilangan sentuhan ajaibnya.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.