7 Aktor Ini Enggak Tahu Kalau Perannya dalam Sebuah Film dihapus

Sudah syuting lama, tapi aktingnya dipangkas habis-habisan! 

Setiap aktor pasti puas jika pekerjaan yang ia lakoni mendapat apresiasi. Waktu syuting yang lama dengan segala keletihan pasti terbayar ketika si aktor sudah menyaksikan akting dirianya di layar lebar. Namun, gimana jadinya kalau si aktor enggak tahu jika aktingnya dalam sebuah film dpotong oleh sutradara?

Nah, rupanya kejadian kayak gini enggak jarang, lho! Kejadian itu tentu menyulut kekecewaan si aktor. Siapa saja mereka? Cek rangkumannya di sini ya!

Aktor yang enggak tahu kalau perannya dalam sebuah film dihapus

1. Adrien Brody – The Thin Red Line

Sudah menghafal naskah yang banyak, tampil dengan begitu all out dan menghabiskan waktu sepanjang enam bulan untuk syuting filmnya, Adrien Brody akhirnya gigit jari ketika menyaksikan film The Thin Red Line saat gala premiere. Ia enggak tahu kalau film ini menyingkirkan dia dari cerita. Padahal di lokasi syuting, ia berperan sebagai salah satu pemeran pendukung dengan banyak adegan.

Namun ketika filmnya rilis, sosoknya hanya tampil sedikit dan terasa seperti muncul sebagai seorang cameo. Adrien tentu kecewa, mengingat investasi waktu setengah tahunnya hanya membuat ia tampil dalam waktu yang sangat singkat.

Sedihnya lagi, Adrien sudah mengira jika apa yang ia perankan dalam film ini bakal membawa kesuksesan kariernya. Beruntungnya ia tetap konsisten menampilkan akting terbaik hingga tibalah film The Pianist yang membuat ia jadi aktor terbaik dalam ajang Academy Awards. 

2.Terry Crews – Terminator Salvation

Jelas film Terminator Salvation bukanlah film terbaik dalam rangkaian film Terminator. Namun, dalam film tersebut ada sebuah cerita yang kurang enak bagi aktor Terry Crewis. Pada saat syuting, ia ditugasi untuk berperan sebagai Jericho, seorang prajurit yang punya andil dalam serangan Skynet dan akhirnya mengorbankan nyawannya.

Namun, akting heroik tersebut dipotong oleh sutradara McGinty. Terrcy Crews enggak pernah tahu akan hal itu. Soalnya ketika ia menonton film Terminator Salvation, ia sendiri sulit menemukan karakter yang ia mainkan karena hanya tampil di layar dalam waktu beberapa saat saja. 

3. Robbert Pattinson – Vanity Fair

Tahun 2004 nama Robbert Pattinson bukanlah nama besar dalam belantika film Amerika. Dia cuma anak muda yang kebetulan lolos casting untuk fim Vanity Fair. Film sejarah ini memberikan kesempatan bagi Robbert berperan sebagai Rawdy versi muda anak dari protagonis Reese Whiterspoon. Perannya enggak banyak dalam film itu, namun jelas pengalaman berakting yang justru dicari oleh Robbert.

Sayangnya di meja editing, peran Robbert dihapus seluruhnya. Parahnya lagi, enggak ada yang kasih tahu dia kalau perannya sudah dihilangkan. Karakter Robbert baru bisa ditonton ketika filmnya rilis versi DVD. Tapi untungnya, direktur casting film itu ngerasa enggak enak pada Robert dan kasih dia kesempatan buat casting film Harry Potter. Ia pun berhasil dalam film itu dan membuka keran kariernya yang gemilang hingga saat ini.

4. Peter Serafinowicz – Solo: A Star Wars Story

Buat para pecinta film Star Wars karakter Darth Maul emang punya tempat tersendiri, sosok ini muncul kembali pada serial Solo: A Star Wars Story. Nah, Peter Serafinowicz sebetulnya sudah mengisi suara untuk karakter tersebut. Namun setelah pengambilan suara selesai, pihak Star Wars merasa kalau suara Peter kurang ikonis sehingga mereka memanggil Sam Witwer untuk menggantikannya.

Masalahnya adalah Peter enggak dikasih tahu kalau perannya digantikan. Peter sudah bersemangat dan hampir saja datang ke gala premiere episode pertama serial itu dengan membawa anggota keluarganya. Sampai akhirnya dia dapat email yang isinya adalah informasi kalau suaranya enggak dipakai. 

5. Sean Bean – The Lord of the Rings: The Two Towers

Nama aktor asal Inggris ini memang sudah dikenal sejak lama. Sean Bean juga pernah ikut ambil bagian daam waralaba film The Lord of the Rings. Saat itu ia berperan sebagai Boromir dan karakternya tewas pada film pertama. Namun pada film kedua, Sean Bean kembali dikontak oleh sutradara Peter Jackson. Ia diminta mengambil gambar untuk adegan flashback.

Tentu saja Sean Bean mengiyakan, selama beberapa waktu Sean syuting di Selandia Baru. Namun sayangnya Peter Jackson enggak menampilkan adegan tersebut ke film The Lord of the Rings: The Two Towers. Dia bahkan enggak bilang ke Sean Bean kalau adegannya dihilangkan. Alhasil Sean Bean datang ke pemutaran perdana dan melongo ketika enggak ada sosoknya dalam film itu. 

6. Jack Whitehall – Frozen

Tahun 2013 harusnya jadi tahun yang menggembirakan bagi seorang Jack Whitehall. Saat itu ia diajak untuk memerankan karakter Gothi dalam film Frozen. Dengan semangat, ia mengisi suara karakter Gothi yang sebetulnya punya porsi komedi yang banyak. Namun, ternyata setelah tayang di layar lebar, karakternya dipangkas nyaris habis. Karakter Gothi hanya muncul sangat sedikit.

Tentu Jack kaget dengan fakta tersebut. Frozen yang harusnya jadi batu loncatan dia ternyata justru jadi film yang membuatnya trauma. Tapi untungnya Jack segera berdamai dengan itu dan menjadikan pengalaman itu untuk materi stand up comedy nya. Kini, karier Jack Whitehall sudah jauh lebih baik dari sepuluh tahun lalu. 

7. Sam Benjamin – Justice League

Kita semua tahu betapa karut marutnya film Justice League. Sempat ditukangi oleh Zack Snyder kemudian proyeknya diambil alih oleh Josh Whedon. Sampai ketika tayang film ini dianggap sebagai film yang mengecewakan bagi para penggemar DC. Sebetulnya yang kecewa enggak cuma penggemar DC, Sam Benjamin juga kecewa.

Karakternya dalam film ini dipangkas habis-habisan dan enggak ada yang memberitahu dia! Tentu Sam kesal dan marah pada sutradara Josh Whedon tapi apa boleh buat proyek Justice League sudah benar-benar diserahkan pada nya. Untungnya adegan yang ia mainkan dimunculkan dalam Zack Snyder’s Justice League.

***

Itu tadi sederet kisah dari para aktor yang adegannya dipangkas tanpa diberi tahu. Dari ketujuh cerita di atas, mana yang ceritanya paling unik menurut kamu?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.