Filmnya Gagal, 7 Aktor Ini Malah Menyalahkan Orang Lain!

– Bukannya introspeksi diri, aktor Hollywood ini menunjuk orang lain atas kegagalan filmnya.
– Ada aktor yang menyalahkan mantan kekasihnya!

Setiap studio film pastinya ingin semua filmnya bisa sukses dan mendapatkan pemasukan yang besar. Sayangnya, enggak semua film bisa berakhir sukses. Banyak faktor yang bisa membuat film tersebut enggak berhasil menarik minat penonton, mulai dari jalan cerita yang enggak menarik, hingga pemilihan atau penampilan aktor Hollywood yang kurang memuaskan di suatu film.

Aktor Hollywood terkadang tampil enggak maksimal di beberapa film yang mereka bintangi. Penampilan buruk mereka juga bisa jadi alasan mengapa orang enggan menonton mereka. Bukannya introspeksi diri dan belajar dari kegagalan, ada aktor yang malah menunjuk orang lain yang membuat film mereka gagal menarik minat penonton.

Nah, siapa saja aktor Hollywood yang malah menyalahkan orang lain ketika film mereka gagal?

1. Taron Egerton Salahkan Kevin Spacey (Billionaire Boys Club)

Via Istimewa

Pada Oktober 2017, Anthony Rapp mengungkapkan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kevin Spacey. Rapp mengaku dilecehkan oleh Spacey pada 1986, saat dirinya masih berusia 14 tahun dan Spacey saat itu berusia 26 tahun. Setelah Rapp membuat pengakuan, 15 orang lain akhirnya juga berani buka suara bahwa mereka juga mendapatkan pelecehan dari Spacey.

Kasus pelecehan seksual Spacey tentu saja berdampak pada kariernya, hingga karakternya di All the Money in the World (2017) digantikan oleh aktor lain. Namun, Vertical Entertainment memutuskan untuk tetap merilis Billionaire Boys Club (2018) pada Agustus 2018, walau Spacey muncul di film tersebut. Sayangnya, Billionaire Boys Club akhirnya gagal total secara pendapatan maupun penilaian.

Pada suatu wawancara, salah satu aktor utama Billionaire Boys Club, yaitu Taron Egerton, akhirnya buka suara mengenai kegagalan filmnya. Egerton sangat menyayangkan bahwa perilaku buruknya Spacey akhirnya berdampak buruk pada filmnya.

2. Julia Roberts dan Nick Nolte Saling Menyalahkan (I Love Trouble)

Via Istimewa

Aktor yang direkrut untuk menjadi pasangan di film tentunya harus memiliki chemistry yang kuat. Lalu, apa jadinya jika pasangan aktor yang harusnya terlihat mesra di film ternyata malah berselisih di kehidupan nyata? Hasilnya bisa kalian saksikan di film komedi romantis yang berjudul I Love Trouble (1994).

Julia Roberts dan Nick Nolte yang berperan sebagai pasangan di I Love Trouble ternyata enggak akur selama proses syuting berlangsung. Saking enggak akurnya, sutradara terpaksa merekam beberapa adegan mereka secara terpisah. Ketidakakuran Roberts dan Nolte tentu saja berpengaruh pada penampilan mereka dan membuat I Love Trouble gagal total.

Kegagalan I Love Trouble membuat hubungan Roberts dan Nolte semakin memanas, hingga mereka enggak ragu saling menjelekkan saat masing-masing melakukan wawancara. Roberts mengatakan Nolte menjijikan dan aktor yang terburuk yang pernah bekerja dengannya. Nolte pun enggak kalah dengan mengatakan Roberts adalah orang yang enggak menyenangkan.

3. Charlie Hunnam Salahkan Annabelle Wallis (King Arthur: Legend of the Sword)

Via Istimewa

Sebelum merilis film live action Aladdin (2019), sutradara Guy Ritchie terlebih dulu menggarap film fantasi yang berjudul King Arthur: Legend of the Sword (2017). Dengan bujet yang begitu besar, yaitu 175 juta dolar (sekitar Rp2,48 triliun), film tersebut mendapatkan pemasukan yang enggak sebanding, bahkan sama sekali enggak balik modal.

Tiga tahun setelah perilisan King Arthur: Legend of the Sword, tepatnya pada Januari lalu, aktor utama di film tersebut, yaitu Charlie Hunnam, akhirnya buka suara mengenai kegagalan filmnya. Menurut Hunnam, kegagalan King Arthur: Legend of the Sword terjadi karena adanya kesalahan dalam pemilihan aktor yang akhirnya merusak jalan cerita filmnya.

Hunnam memang enggak menyebut nama aktor yang dianggap mengacaukan jalan cerita filmnya. Namun pada 2016, Ritchie terpaksa menunda perilisan King Arthur: Legend of the Sword karena kecewa dengan penampilan Annabelle Wallis. Ritchie terpaksa memotong sebagian besar adegannya Wallis yang berperan sebagai Maggie.

4. Patton Oswalt Salahkan Wesley Snipes (Blade: Trinity)

Via Istimewa

Wesley Snipes berhasil memerankan karakter Marvel Blade dengan sangat baik. Sayangnya, film ketiganya yang berjudul Blade: Trinity (2004) jadi film Blade dengan penilaian dan pendapatan terendah dibandingkan denggan dua film pendahulunya.

Pemeran Hedges di Blade: Trinity, yaitu Patton Oswalt, akhirnya mengungkapkan bahwa kegagalan film ini terjadi karena perilakunya Snipes. Menurut Oswalt, sutradara terpaksa menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengurusi perilakunya Snipes yang menyusahkan dan sulit diajak berkoordinasi. Enggak hanya kepada sutradara, Snipes juga bertingkah kasar kepada rekan aktornya di film tersebut.

5. Ben Affleck Salahkan Jennifer Lopez (Gigli)

Via Istimewa

Tahukah kalian bahwa Ben Affleck pernah menjalin hubungan cinta dengan Jennifer Lopez? Saat mereka masih menjadi sepasang kekasih, Affleck dan Lopez bahkan pernah main film bareng di Gigli (2003), serta berperan menjadi sepasang kekasih di film tersebut. Sayangnya, status kekasih antara Affleck dan Lopez pada saat itu enggak berhasil membuat orang tertarik menonton Gigli.

Dengan bujet 75,6 juta dolar (sekitar Rp1,08 triliun), Gigli hanya mendapatkan pemasukan sebanyak 7,3 juta dolar (sekitar Rp104 miliar)! Yap, Sony Pictures benar-benar dibuat rugi besar oleh Gigli. 13 tahun setelah Gigli dirilis, Affleck ternyata masih ingat betul dengan kegagalannya. Namun pada sebuah wawancara, Affleck malah menyalahkan hubungan dengan Lopez yang membuat kegagalan Gigli terasa semakin buruk.

6. Tyrese Gibson Salahkan James Franco (Annapolis)

Via Istimewa

Di tahun yang sama dengan perilisan The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006), sutradara Justin Lin juga merilis film lain yang berjudul Annapolis (2006). Berbeda dengan Tokyo Drift yang cukup sukses, Annapolis malah gagal dan sama sekali enggak balik modal. Ternyata, dua aktor utama film ini kesulitan dalam membangun chemistry.

James Franco memutuskan untuk menggunakan method acting hingga akhirnya dia terlalu terbawa oleh perannya. Gara-gara method acting tersebut, Franco benar-benar meninju Tyrese Gibson saat pengambilan adegan. Gibson pun enggak terima karena Franco memukulnya dengan keras berkali-kali. Saking kesalnya dengan Franco, Gibson sampai enggak berminat untuk bekerja sama lagi dengan Franco.

7. James Deen Salahkan Lindsay Lohan (The Canyons)

Via Istimewa

Lindsay Lohan begitu berjaya saat dia masih anak-anak dan remaja. Namun di usia dewasanya, karier Lohan di Hollywood malah mengalami penurunan. Walau kariernya terpuruk, Lohan juga tetap membintangi beberapa film, salah satunya adalah The Canyons (2013), yang berakhir gagal saat dirilis.

Salah satu alasan terbesar The Canyons gagal adalah perilakunya Lohan yang begitu menyusahkan saat syuting. Gara-gara kelakuannya, sutradara Paul Schrader sempat memecat Lohan di tengah proses syuting. Namun, Schrader akhirnya memberikan kesempatan kedua kepada Lohan, yang tidak dipergunakan dengan baik oleh sang aktris.

Schrader bukan satu-satunya orang yang kesal dengan tingkahnya Lohan. Lawan main Lohan, yaitu James Deen, juga geram dengan kelakuan sang aktris. Deen yang juga merupakan bintang film porno ini mengatakan bahwa orang-orang yang terlibat di film pornonya jauh lebih sopan dibandingkan Lohan.

***

Itulah deretan aktor Hollywood yang menyalahkan orang lain atas kegagalan filmnya. Di antara ketujuh kisah pertengkaran antara aktor di atas, manakah yang paling mengejutkan kalian?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.