Meriahnya Antusiasme Penonton Europe on Screen 2018

Europe on Screen 2018 baru aja menyelesaikan rangkaian kegiatannya pada Sabtu (12/5) lalu. Selama sepuluh hari terakhir, warga Jakarta, Bandung, Medan, Denpasar, Surabaya, dan Yogyakarta menikmati puluhan film Eropa terpilih dalam pagelaran Europe On Screen atau yang dijuluki EoS oleh para penonton setianya. Antusiasme tinggi pun terlihat dari respon positif penonton yang memadati lokasi-lokasi penayangan film selama festival berlangsung. 

Respon penonton EoS tahun ini, yang dibuka oleh film animasi dari Irlandia, The Breadwinner, karya sutradara Nora Twomey, sangat baik. Hal ini terlihat dari melonjaknya pengikut dan interaksi di media sosial EoS bahkan dari sebelum festival dimulai.

"Respon yang kami terima sangat luar biasa dan gua berharap para penonton EoS menikmati festival ini sebagaimana kami menikmatinya. Terdapat dua film yang ditayangkan dalam festival ini yang juga akan tayang di bioskop di akhir Mei ini, yaitu Submergence karya Wim Wenders dari Jerman dan Based on A True Story karya Roman Polanski dari Perancis, " ungkap Vincent Guérend, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia.

Selain itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah Europe On Screen, adanya penambahan penayangan dua film, yaitu film The Breadwinner dan The Death of Stalin dari Inggris. Hal ini pun juga didasari karena tingginya permintaan dari penonton EoS baik melalui media sosial ataupun permintaan langsung, 

"Penambahan jumlah tayang kedua film ini gua ambil berdasarkan permintaan dan antusiasme penonton Europe On Screen 2018 terhadap kedua film tersebut. Selain menambah penayangan, tahun ini kami juga memulai tradisi baru, yaitu pemutaran "Surprise Screening" yang ternyata dipadati dan disambut meriah oleh penonton Europe On Screen 2018," ungkap Nauval Yazid, EoS co-director.

Rangkaian acara Europe on Screen 2018 nyatanya enggak cuma pemutaran film-film Eropa aja, melainkan ada juga ajang pendanaan film pendek atau dikenal juga Short Film Pitch Project (SFPP) yang merupakan program terbaru dari Europe on Screen. Para juri EoS: SFPP 2018 yang terdiri dari Tia Hasibuan (filmmaker), Andreas Johnsen (tamu festival EoS dan filmmaker dari Denmark), dan Mandy Marahimin (produser film) berhasil mendapatkan tiga pemenang terpilih dari 10 finalis.

Mereke adalah Marky Jahja Ali dan Tri Tomi Yulio dengan project "The Great Secret Show" sebagai pemenang ketiga, Seren Trihardja dan Meta Mediana dengan project "Bangkis" menempati posisi kedua, dan posisi pemenang pertama ditempati oleh Adi Victory dan Daniel Victory dengan project "Lasagna".

Ketiga pemenang ini nantinya akan mendapatkan pendanaan untuk produksi film pendek mereka yang diberi waktu selama satu tahun. Agar nantinya proyek film mereka ini bisa ditayangkan perdana saat ajang Europe on Screen 2019 mendatang. Nah, tentunya kalian udah enggak sabar dong menanti Europe on Screen tahun depan? Buat yang enggak mau ketinggalan informasi terbaru mengenai Eos, lo bisa cek-cek websiter resminya www.europeonscreen.org, dan akun media sosialnya baik di Instagram dan Twitter @europeonscreen serta lama Facebook Europe on Screen.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.