Sensitif, 7 Film Hollywood Ini Dilarang Tayang di Bioskop Indonesia!

Akibat mengangkat isu yang kontroversial serta mengandung unsur seksual, deretan film Hollywood ini terpaksa dilarang tayang di sejumlah bioskop Indonesia.


Film produksi Hollywood bisa dibilang menjadi salah satu tontonan favorit pencinta sinema diseluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Bahkan, film Hollywood yang dirilis di Indonesia umumnya lebih laris jika dibandingkan dengan film produksi lokal. Makanya, enggak heran kalau sejumlah rumah produksi Hollywood gencar mendistribusikan filmnya agar bisa tayang di bioskop Indonesia.

Namun, ada kalanya beberapa film Hollywood mengalami pencekalan sehingga dilarang tayang di bioskop Indonesia. Hal ini biasanya terjadi karena sejumlah film tersebut mengangkat tema cerita yang sensitif dan dapat menyinggung beberapa kelompok masyarakat. Selain itu, pelarangan tayang tersebut juga terkadang terjadi karena adegan filmnya juga punya unsur vulgar hingga brutal sehingga tak lulus sensor.

Penasaran apa saja film Hollywood yang dilarang tayang di Indonesia? Langsung saja kalian simak deretannya di bawah ini!

1. The Year of Living Dangerously (1982)

Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia
Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia Via Istimewa.

Secara garis besar, film yang dibintangi oleh Mel Gibson dan Sigourney Weaver ini mengisahkan hubungan asmara antara seorang jurnalis dengan anggota kedutaan besar Inggris. Namun, hal yang menjadi masalah adalah film ini mengambil latar tempat dan waktu di Indonesia, tepatnya saat momen pemberontakan PKI di Tanah Air pada 1965.

Yap, sejak 1965 hingga saat ini, peristiwa pemberontakan tersebut memang menjadi isu yang sangat sensitif di Indonesia. Makanya, saat itu pemerintah Indonesia melarang keras film yang diadaptasi dari novel karya Christopher Koch tersebut tayang di bioskop Indonesia. Film ini pun akhirnya baru tayang di salah satu TV swasta pada 1998.

2. Schindler’s List (1993)

Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia
Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia Via Istimewa.

Film yang mengisahkan masa penjajahan Nazi memang seringkali kontroversial. Salah satunya adalah film Schindler’s List yang digarap oleh Steven Spielberg. Yap, film Hollywood tersebut dilarang tayang di beberapa negara termasuk Indonesia.

Film ini menceritakan Oskar Schindler’s yang menyelamatkan para tawanan Yahudi dari Nazi. Namun, cerita tentang Yahudi dan Nazi tersebut sama sensitifnya dengan tema PKI di kalangan masyarakat Indonesia. Sebab, alih-alih membuat citra Nazi jelek, film ini justru ditakutkan menyebarkan propaganda orang Yahudi kepada masyarakat Indonesia sehingga lebih baik dilarang tayang daripada menimbulkan masalah.

3. Teeth (2007)

Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia
Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia Via Istimewa.

Teeth adalah film Hollywood genre horor yang menceritakan seorang wanita dengan kelainan bernama vagina dentata atau vagina yang memiliki gigi. Hal ini kemudian membuat para pria hidung belang yang mencoba memperkosa sang cewek tewas dengan keadaan alat vital mereka terpotong. Melihat plotnya yang vulgar serta bikin ngilu tersebut, tentunya enggak heran kalau Teeth dilarang tayang di Indonesia.

Namun, selain plotnya, sejumlah adegan dari film ini memang bisa dibilang enggak layak lulus sensor. Pasalnya, dalam beberapa adegan kita ditampilkan dengan jelas bagian dari alat vital sang pria yang terpotong ataupun momen telanjang dari karakter ceweknya. Apalagi, adegan seks serta pemerkosaan dari film ini juga disajikan dengan frontal dan mampu bikin kita yang menontonnya menjadi enggak nyaman.

4. Noah (2014)

Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia
Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia Via Istimewa.

Dibintangi oleh Russel Crowe dan Emma Watson, Noah merupakan film Hollywood terlaris yang pernah disutradarai oleh Darren Aronofsky. Film ini mengisahkan sosok Noah atau yang dalam agama Islam disebut sebagai Nabi Nuh ketika mendapatkan wahyu dari Tuhan. Meski diadaptasi dari kisah yang ada di kitab, film ini justru dianggap melenceng jauh dari fakta sebenarnya, terutama yang ada di ajaran Islam.

Akibat hal ini, Noah pun dilarang tayang di sejumlah bioskop negara mayoritas muslim, termasuk Indonesia. Soalnya, film tersebut dikhawatirkan menjadi perdebatan di kalangan masyarakat karena jalan ceritanya dinilai terlalu menyimpang dalam ajaran Islam.

5. Fifty Shades of Grey (2015)

Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia
Film Hollywood Dilarang Tayang di Indonesia Via Istimewa.

Mungkin banyak dari kalian yang sudah mengetahui film Hollywood yang satu ini serta alasan mengapa dia enggak bisa tayang di seluruh bioskop Indonesia. Yap, Fifty Shades of Grey memang dikenal sebagai salah satu film erotis yang populer dalam satu dekade terakhir ini. Hal ini pun membuat film tersebut kerap memiliki adegan telanjang hingga momen hubungan seksual karakternya yang ditampilkan secara frontal.

Tak cuma itu, film yang dibintangi Jamie Dornan dan Dakota Johnson ini juga menampilkan fetish sadomasokisme alias hasrat seks seseorang yang terpicu dari rasa sakit atau penyiksaan. Oleh karena itu, enggak heran kalau film yang diadaptasi dari novel ini beserta sejumlah sekuelnya ditolak keras tayang di bioskop Indonesia.

Namun, pelarangan tayang di Indonesia tampaknya enggak terlalu berpengaruh terhadap pendapatan yang diraih filmnya. Sebab, Fifty Shades of Grey tetap berhasil meraih keuntungan sebesar 571 juta dolar (sekitar Rp8,3 triliun) dan menjadikannya salah satu film erotis terlaris sepanjang masa.

6. Dirty Grandpa (2016)

Via Istimewa

Meski dibintangi aktor ternama Hollywood seperti Robert De Niro dan Zac Efron, film yang satu ini tetap mengalami pencekalan di Indonesia. Secara garis besar, Dirty Granpa mengisahkan seorang kakek yang mengajak cucunya untuk liburan sebelum sang cucu menikah. Namun, yang menjadi masalah adalah sang kakek yang diperankan oleh Robert De Niro dikisahkan memiliki kepribadian yang sangat genit.

Hal ini pun membuat kita beberapa kali ditampilkan dengan adegan yang berbau seksual di filmnya. Mulai dari ditampilkannya bagian bokong dari seorang wanita secara frontal hingga potret dari alat kelamin pria yang dimunculkan apa adanya. Jadi, enggak perlu heran kenapa film ini dilarang tayang di Tanah Air meski mengusung genre komedi.

7. Suspiria (2018)

Via Istimewa

Selain Fifty Shades of Grey, film Hollywood yang juga dibintangi oleh Dakota Johnson ini turut dilarang tayang di Indonesia. Alasan pencekalannya pun enggak berbeda jauh, yaitu karena menampilkan banyak adegan yang berbau seksual, momen telanjang secara frontal, dan juga kekerasan yang brutal karena turut mengusung genre horor.

Kisah dari film ini berfokus pada sebuah perusahaan baru di bidang seni tari yang dihantui oleh kegelapan. Film ini pun sebenarnya sempat masuk situs LSF dan direncanakan hadir di sejumlah bioskop Tanah Air pada 2018 lalu. Namun, setelah diketahui banyaknya adegan menari telanjang hingga mutilasi manusia yang ditampilkan secara frontal, Suspiria akhirnya batal ditayangkan di bioskop Indonesia.

***

Nah, itulah sejumlah film Hollywood yang dilarang tayang di Indonesia. Dari sejumlah film tersebut, manakah yang kalian sayangkan mengalami pencekalan di Tanah Air? Share pendapat kalian di bawah dan ikuti terus KINCIR untuk artikel menarik seputar film lainnya, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.