5 Fakta The Trial of The Chicago 7, Aksi Protes Fenomenal di Amerika

– Bagaimana fakta di balik film The Trial of The Chicago 7 yang tayang di Netflix hari ini?
– Bagaimana tanggapan para aktor yang membintanginya?

Sutradara Aaron Sorkin kembali menghidupkan masa-masa protes fenomenal di Chicago pada 1968 melalui film terbarunya, The Trial of The Chicago 7 yang tayang di Netflix hari ini (16/10). Diangkat dari kisah nyata, film ini menceritakan Chicago Seven, grup demonstran antiperang Vietnam yang didakwa melakukan konspirasi setelah melancarkan aksi protes yang berujung kerusuhan.

Menariknya, di sini kita juga bisa melihat penampilan sejumlah bintang papan atas, seperti Sacha Baron Cohen dan Eddie Redmayne. Enggak hanya mereka, ada juga pemenang Emmy, Jeremy Strong dan Yahya Abdul-Mateen II, serta Michael Keaton, Joseph Gordon-Levitt, dan aktor Hollywood ternama lainnya.

Film bertabur bintang ini menyajikan kisah bersejarah yang menggambarkan kasus pengadilan paling ‘gila’ di Amerika. Mulai dari aksi protes yang melibatkan penembakan gas air mata hingga korban demonstran yang dipukuli polisi. Hmm, familier dengan situasi ini?

Sebelum nonton filmnya di Netflix, yuk, simak dulu fakta menarik di balik film The Trial of The Chicago 7 ini!

1. Sudah direncanakan sejak 2004

Via Istimewa

Walaupun baru tayang pada 2020, ternyata ide awal menggarap film ini datang belasan tahun sebelumnya, yaitu pada 2004. Film ini bukan hanya sekadar proyek selama karantina akibat pandemi, tetapi memang telah direncanakan matang-matang oleh sang sutradara, Aaron Sorkin.

Sutradara sekaligus penulis naskah yang film-filmnya enggak jauh dari politik ini mengaku proyek film tentang Chicago Seven ini sempat tertunda cukup lama. Soalnya, saat itu dia sedang mengikuti gerakan demo penulis dalam Writers Guild pada 2007.

2. Ide awal dari Steven Spielberg

Via Istimewa

Aaron Sorkin menjelaskan bahwa proyek ini awalnya merupakan ide sutradara ternama, Steven Spielberg. “Saat itu, saya diminta datang ke rumah Spielberg. Dia bilang sangat ingin membuat film tentang kerusuhan Chicago dan pengadilan gila tentang kasus yang diduga konspirasi tersebut,” cerita Sorkin kepada Esquire.

Spielberg merasa film The Trial of The Chicago 7 ini memiliki dampak politik yang kuat sehingga dia menginginkan film ini rilis sebelum pemilihan presiden pada 2008. Namun, karena ada Writers Guild pada 2007, film ini enggak berhasil diselesaikan.

Pada akhirnya, film ini sukses terwujud dan dirilis pada momen yang juga sangat tepat. Rilis pada tahun pemilihan presiden Amerika Serikat, sama seperti latar waktu kejadian protes Chicago Seven berlangsung.

3. Dua tokoh utamanya justru bukan orang Amerika

Via Istimewa

Film The Trial of The Chicago 7 tentunya berfokus pada tujuh demonstran yang menyelenggarakan aksi damai antiperang Vietnam yang berujung pada kekerasan yang dilakukan polisi. Mereka adalah Abbie Hoffman (Sacha Baron Cohen), Tom Hayden (Eddie Redmayne), Jerry Rubin (Jeremy Strong), Rennie Davis (Alex Sharp), John Froines (Daniel Flaherty), dan Lee Weiner (Noah Robbins). Terakhir, Bobby Seale (Yahya Abdul-Mateen II) yang persidangannya terputus di tengah kasus.

Walaupun The Chicago 7 aslinya adalah orang Amerika, menariknya di film ini, dua tokoh utamanya, yaitu Sacha Baron Cohen dan Eddie Redmayne adalah pria asal Inggris. Kedua aktor yang sudah biasa tampil dengan aksen British-nya ini pun jadi harus tampil fasih berbicara dengan aksen Amerika.

Via Istimewa

Cohen pun sempat khawatir dengan aksen Amerika-nya tersebut. Redmayne juga merasakan hal yang sama, tetapi kekhawatirannya ditepis para penggemar melalui banyaknya tanggapan positif di media sosial.

4. Film Aaron Sorkin yang paling banyak adegan aksi

Via Istimewa

Sebagai penulis naskah sekaligus sutradara, film-film Aaron Sorkin memang terkenal dengan percakapan antar pemainnya yang dalam, bermakna, dan terkesan cerdas serta kritis. Dengan berfokus pada dialog, film-film garapannya ini jarang sekali memperlihatkan banyak adegan aksi.

“Ada satu adegan di film pertama saya, A Few Good Men (1992) ketika Tom Cruise menyetir mobilnya di Washington, D.C., lalu merapat ke tempat jual koran, lompat keluar untuk membeli koran, dan balik ke mobil, lalu menyetir pergi. Sampai sekarang, (The Trial of The Chicago 7), itu adalah satu-satunya adegan aksi dalam film saya,” ujar Sorkin kepada Esquire.

Film terbarunya yang memiliki latar kerusuhan yang kacau ini tentunya akan memperlihatkan adegan aksi yang intens. “Dalam adegan kerusuhan di Grant Park, kami tidak hanya berada di luar, tetapi juga tidak ada tembok (tidak seperti film saya biasanya). Itu menakutkan,” gurau sang sutradara.

5. Kekuatan film yang terletak pada dialog

Via Istimewa

Aaron Sorkin memang memusatkan filmnya dengan pilihan kata-kata yang cerdas dan terasa tepat untuk setiap momennya. Bahkan, para bintangnya sendiri diberi “kebebasan” dalam hal akting, hanya saja jangan sampai mengubah makna yang tertera dalam skrip.

Para pemain bercerita bahwa memang letak kekuatan film ini adalah pada dialognya. “Dari perspektif saya, Sorkin menitikberatkan film ini pada tulisannya. Naskahnya benar-benar kuat,“ ujar Yahya Abdul-Mateen II. Sepakat dengannya, Sacha Baron Cohen berkata, “Dia (Aaron Sorkin) mungkin adalah penulis naskah terbaik yang pernah ada.”

***

Itulah sejumlah fakta menarik di balik film The Trial of The Chicago 7. Apakah kalian sudah menontonnya? Kalau belum, yuk, segera saksikan kisah bersejarah yang dihidupkan kembali ini di Netflix mulai 16 Oktober!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.