Berapa Sebenarnya Pendapatan yang Diterima Kru Film?

-Pendapatan kru di balik layar film Hollywood beragam tergantung dari beban dan jenis pekerjaan.
-Pekerjaan sebagai kru film bisa dibilang cukup menjanjikan karena film akan selalu dibutuhkan sebagai sarana hiburan.

Semenjak Lumière Bersaudara menunjukkan gambar bergerak pertama berupa kereta api yang seolah mau menabrak penonton, perkembangan film seolah enggak ada habisnya. Bahkan di masa COVID-19 pun, film seolah menemukan jalannya sendiri buat tampil, seperti melalui platform video-on-demand dan bioskop dalam mobil.

Nah, siapa di antara kalian yang bercita-cita untuk berkecimpung di balik layar dunia perfilman? Ada berbagai pilihan profesi kru film yang sebelumnya udah pernah KINCIR bahas. Nah, kalau ngomongin soal pekerjaan, pastinya enggak afdal kalau enggak ngomongin gaji. Seberapa pun besarnya rencana kalian suatu pekerjaan, manusia membutuhkan uang untuk bertahan hidup dalam masyarakat.

Buat kalian yang tertarik sama profesi di dunia perfilman, atau sekadar penasaran seberapa besar pendapatan mereka, kalian wajib tahu berapa pendapatan para sineas di Hollywood. Pastinya, Hollywood sebagai tempat produksi film terbesar udah punya standar khusus yang mengatur kelayakan profesi dan berapa mereka dibayar.

Yuk simak pembahasan gaji kru film Hollywood yang diterima untuk tiap proyek filmnya di bawah ini!

Sutradara (250 ribu – 20 juta dolar)

Via istimewa

Menjadi sutradara film terlihat sebagai pekerjaan menyenangkan Sebab, hal yang kalian lakukan seolah hanya mengatur para kru, aktor, dan aktris. Kenyataannya, menjadi sutradara itu rumit. Kalian harus memiliki taste seni yang bagus, punya manajemen waktu baik, punya inisiatif, memiliki logika tinggi, dan tentu saja bisa mengarahkan semua pihak supaya pembuatan film bisa berjalan lancar.

Pekerjaan sebagai sutradara adalah hal yang berat. Enggak mengherankan kalau sutradara memiliki pendapatan yang cukup besar per film. Sutradara Hollywood mendapatkan 250 ribu hingga 20 juta dolar per proyek film (sekitar Rp3,5 miliar – Rp280 miliar).

Jumlah terendah adalah untuk film-film kecil yang enggak laris atau sutradara yang benar-benar baru memulai debut di Hollywood. Sementara itu, jumlah terbesar adalah sutradara kondang yang biasa menghasilkan film Box Office.

Kameramen Film/Operator Kamera (96 ribu dolar)

Via https://www.kincir.com/search?query=hollywood

Kameramen adalah elemen yang sangat penting di dalam pembuatan sebuah film. Pembuatan film dan serial melibatkan banyak kameramen karena tokohnya banyak, latarnya beragam, dan angle pengambilan gambarnya juga rumit.

Tentu hal ini berbeda dengan pengambilan gambar dalam hard news atau vlog dengan konsep sederhana. Dua hal tersebut dapat dilakukan dengan hanya satu sampai tiga orang kameramen.

Sementara itu, menjadi kameramen adalah pekerjaan yang berat. Pasalnya, kalian harus memahami sudut pengambilan gambar, punya taste sinematografi yang bagus, gesit, dan tepat waktu. Jika kameramen lamban dan enggak on-time, pembuatan film bakal jadi molor banget.

Sayangnya, pendapatan kameramen enggak terlalu besar di Hollywood. Untuk satu kali proyek film, mereka hanya mendapatkan 96 ribu dolar atau setara dengan Rp1,3 miliar. Namun, kameramen enggak terlalu terikat dengan sebuah film karena dia biasanya hanya mendapatkan jatah adegan tertentu. Jadi, meskipun film belum selesai diproduksi, dia masih bisa mengerjakan proyek lainnya.

Penulis Skenario (100 ribu – 1 juta dolar)

Via istimewa

Penulis skenario memberikan jiwa pada sebuah film. Untuk menjadi seorang penulis skenario, kalian harus bisa membayangkan berbagai adegan yang bakal dilakoni, kemudian mengubahnya menjadi skenario dengan format tertentu.

Menulis skenario berbeda teknisnya dengan menulis fiksi atau artikel. Kalian harus paham bagaimana cara mendeskripsikan sebuah suasana dan adegan dengan singkat, padat, jelas, dan membuat dialog yang menarik serta enggak bertele-tele.

Biasanya, penulis skenario punya tim riset atau ghost writer yang membantu mereka buat bikin skenario. Nah, pendapatan dari film biasanya akan dibagi sesuai porsi, walaupun tentu saja penulis skenario utama bakalan mendapatkan lebih banyak.

Penulis skenario di Hollywood biasanya mendapatkan 100 ribu hingga 1 juta dolar (sekitar Rp1,4 miliar sampai dengan 14 miliar dolar).

Stunt Person/Body Double (50 ribu – 1 juta dolar)

Via istimewa

Ada banyak adegan ekstrem yang enggak bisa dilakukan oleh aktor dan aktris, mulai dari adegan seks, telanjang, sampai dengan adegan yang mempertaruhkan nyawa seperti mobil tabrakan dan lompat dari gedung. Adegan-adegan itulah yang menjadi pekerjaan stunt person.

Berapa banyak mereka dibayar? Fee buat stunt person adalah sebesar 50 ribu hingga 1 juta dolar juta alias Rp700 juta sampai dengan Rp14 miliar, tergantung dari banyaknya adegan yang dikerjakan dan kesulitannya.

Salah satu film kece yang bisa membuat kalian lebih memahami stunt person adalah Once Upon a Time in Hollywood. Stunt person di sana enggak cuma menggantikan adegan ekstrem, tetapi juga adegan-adegan lain yang membutuhkan lebih dari satu orang pemain.

Sinematografer (5.000 – 30 ribu dolar per minggu)

Via istimewa

Banyak orang enggak bisa membedakan antara kameramen (operator kamera) dan sinematografer. Keduanya sama-sama bertanggung jawab pada gambar. Namun, sinematografer membawahi para kru kamera dan membuat keputusan terkait gambar dan pencahayaan. Dia adalah sutradara tetapi hanya dalam ranah teknis gambar.

Sinematografer dibayar secara mingguan. Tiap minggunya, dia bisa mendapatkan sekitar Rp70 juta sampai dengan Rp420 juta untuk film dengan proses pembuatan hitungan minggu.

Asisten Sutradara (192 ribu dolar)

Via istimewa

Menjadi asisten sutradara bukan berarti kalian sekadar mengatur gambar. Asisten sutradara adalah pekerjaan yang cukup ribet, membutuhkan inisiatif tinggi, ketelitian tingkat dewa, keahlian interpersonal yang baik, ketepatan waktu, bahkan tenaga yang enggak ada habisnya.

Asisten sutradara harus memastikan bahwa semua elemen dari film bersinergi sesuai rencana. Dia harus membuat jadwal, memastikan bahwa aktor dan aktris enggak punya masalah terkait jadwal dan hal lain, bahkan berkoordinasi dengan bidang lain seperti pihak penyewa lokasi, sinematografer, wardrobe, dan sebagainya.

Menjadi asisten sutradara pada dasarnya bukan tentang uang, karena pendapatannya sejatinya enggak terlalu banyak (hanya sekitar 192 ribu dolar atau Rp2,6 miliar per film). Namun, kalian bisa bekerja dengan lebih dari satu proyek film dan juga bisa dapet banyak koneksi di sana. Yap, itulah yang biasa dicari oleh para astrada.

Penata Artistik (134 ribu dolar)

Via istimewa

Penata artistik dalam film pada dasarnya merupakan pihak yang bertugas untuk mengawasi dan mengurus berbagai hal terkait sisi artistik film, mulai dari penataan makeup, kostum, perancangan set, bahkan efek spesial.

Penata artistik enggak harus berasal dari sekolah desain, tetapi dia harus punya taste seni dan penataan yang sangat baik. Dia ibarat desainer grafis, tetapi yang menjadi kanvasnya bukanlah program komputer, melainkan proses syuting itu sendiri.

Tanpa adanya penata artistik, set dalam film-film bisa jadi enggak enak dipandang mata dan bahkan enggak ada kesesuaian antara wardrobe, set, dan latar waktu dalam cerita film. Makanya, wajar jika penata artistik mendapatkan sekitar 134 ribu dolar atau sekitar Rp1,8 miliar per proyek film.

Kru Pencahayaan (USD 53K)

Via istimewa

Pencahayaan adalah hal yang penting dalam sebuah film. Cahaya bisa mengubah impresi penonton terhadap sebuah film. Cahaya film horor misalnya, biasanya gelap dan bikin kita parno.

Para kru pencahayaan biasa bekerja bersama dengan kru kamera dan penata artistik. Untuk pekerjaan tersebut, teknisi pemula pencahayaan mendapatkan gaji 53 ribu dolar atau Rp732 jutaan.

Makeup Artist (100 ribu dolar)

Via istimewa

Peran perias atau makeup artist enggak bisa diabaikan dalam pembuatan film. Para perias memiliki tangan ajaib yang bisa mengubah wajah seseorang. Menjadi makeup artist di dalam proyek film mengharuskan kalian untuk benar-benar menguasai skill rias tingkat dewa, bukan sekadar makeup sehari-hari. Kalian adalah seorang “pelukis” dan wajah adalah kanvas.

Seorang makeup artist bakal dibayar sebesar Rp1,4 miliar per proyek. Lumayan besar, apalagi SOP pekerjannya cukup jelas. Namun memang seorang makeup artist harus memiliki peralatan dan bahan rias yang lengkap. Bahan riasnya bahkan udah mencakup lem wajah dan material lain yang enggak bakal ditemukan di toko kosmetik biasa.

***

Meskipun enggak akan pernah sebesar pendapatan aktor dan aktris utama, pekerjaan-pekerjaan di dunia film memang cukup menjanjikan. Tentu saja masuk ke dalamnya enggak gampang. Jika enggak memiliki koneksi, kalian harus bener-bener merintis dari bawah.

Bagaimana tanggapan kalian soal gaji kru film? Apakah kalian tertarik menjadi salah satunya? Dapatkan informasi menarik lainnya dari dunia sinema cuma di KINCIR!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.