(HOTLIST 2020) 7 Kasus Kontroversial di Hollywood

– Kontroversi di dunia film Hollywood nyatanya tetap ada di tengah pandemi.
– Ada masalah rasisme hingga aktor yang mengamuk di lokasi syuting!

2020 bisa dibilang sebagai tahun yang berat untuk semua industri, termasuk industri perfilman. Bahkan, raksasa perfilman sekelas Hollywood pun enggak mampu melawan serangan pandemi Corona yang menyerang berbagai penjuru dunia. Proses syuting banyak film Hollywood sempat terhenti sementara, lalu penutupan bioskop membuat studio film memilih menunda perilisan film.

Walau industri perfilman Hollywood sempat lumpuh selama beberapa bulan, ternyata tetap saja ada berbagai kejadian kontroversial yang terjadi selama 2020. Mulai dari perseteruan di antara aktor, masalah rasisme di dalam suatu film, hingga keputusan kontroversial studio film Hollywood untuk tetap bertahan di tengah pandemi.

Nah, apa saja kasus kontroversial yang terjadi di dunia film Hollywood selama 2020?

1. Johnny Depp vs. Amber Heard

Via Istimewa

Pada awal 2020, Johnny Depp menggemparkan dunia dengan merilis berbagai rekaman percakapan yang membuktikan bahwa mantan istrinya, Amber Heard, yang selama ini melakukan kekerasan rumah tangga kepada dirinya. Parahnya lagi, salah satu ujung jari Depp sampai terpotong karena pertengkarannya dengan Heard.

Bukti yang dirilis Depp akhirnya membuat banyak orang berpihak kepada dirinya dan muncullah petisi yang meminta Heard dipecat dari proyek Aquaman 2. Namun pada November lalu, hakim Royal Courts of Justice di London malah mengatakan ada cukup bukti bahwa Depp memang melakukan kekerasan kepada Heard dan membuat Depp kalah atas gugatannya kepada media The Sun.

Imbas hasil persidangan tersebut, Depp tiba-tiba menyatakan mundur dari proyek Fantastic Beasts 3 pada 6 November. Depp mengatakan bahwa Warner Bros. yang memintanya untuk mundur. Akibatnya, kolom komentar akun media sosialnya Warner Bros. selalu dipenuhi komentar “Justice for Johnny Depp” hingga saat ini.

Via Instagram

Selain itu, Disney juga menolak permintaan produser Pirates of the Caribbean yang ingin menampilkan Depp sebagai kameo di film selanjutnya. Di saat Depp dipecat dari Fantastic Beasts 3, Warner Bros. ternyata masih mempertahankan Heard di proyek Aquaman 2. Heard bahkan telah mengikuti proses syuting tambahan Justice League Snyder Cut.

2. Mulan, Batal Tayang di Bioskop hingga Syuting di Wilayah Muslim Uighur

Via Istimewa

Kontroversi seputar Mulan (2020) sebenarnya telah terjadi sejak 2019. Semua berawal ketika sang pemeran utama, yaitu Liu Yifei, mengungkapkan dukungannya kepada polisi dan pemerintah Tiongkok. Hal tersebut akhirnya membuat demonstran Hong Kong marah dan menganggap Yifei mendukung kebrutalan polisi terhadap warga Hong Kong. Dari situlah, muncul tagar #BoycottMulan di media sosial.

Setelah masalah tersebut, Mulan kembali menuai kecaman pada 2020. Berulang kali batal tayang di bioskop karena pandemi, Disney akhirnya memutuskan untuk menayangkan Mulan di Disney+. Keputusan tersebut akhirnya mendapatkan kecaman dari Asosiasi Bioskop Inggris yang menganggapnya sebagai kemunduran industri persinemaan di tengah pandemi.

Lalu pada September lalu, Mulan kembali mendapatkan kecaman karena ketahuan syuting di Xinjiang, lokasi terjadinya genosida suku minoritas Uighur oleh pemerintah Tiongkok. Alhasil, tagar #BoycottMulan kembali beredar di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Disney akhirnya memberikan klarifikasi bahwa mereka telah meminta izin kepada pemerintah lokal.

3. Netflix Tampilkan Konten yang Bikin Geger, yaitu Messiah dan Cuties

Via Istimewa

Imbas penutupan bioskop karena pandemi, layanan streaming akhirnya menjadi primadona di kalangan penonton untuk tetap bisa menyaksikan film, termasuk Netflix. Selama 2020, Netflix menayangkan berbagai film dan serial terbaru, termasuk dua konten yang cukup kontroversial, yaitu serial Messiah dan film Cuties (2020).

Dari judulnya saja kalian mungkin bisa menebak mengapa Messiah dianggap kontroversial. Serial tersebut berkisah tentang seseorang bernama Al-Masih yang bisa melakukan berbagai mukjizat seperti Isa Al-masih atau Yesus. Kisahnya yang cukup sensitif ini akhirnya membuat Messiah dianggap menampilkan kisah tentang Dajjal hingga dilarang tayang di Yordania.

Lalu pada September, Netflix merilis film yang berjudul Cuties. Sebelum dirilis, film garapan Prancis tersebut sudah bikin heboh karena posternya menampilkan anak di bawah umur dengan pakaian seksi. Selain poster, trailer Cuties pun dibanjiri dislike. Masalah semakin memanas ketika filmnya dirilis. Cuties dianggap menampilkan kisah dengan unsur pedofilia dan dikecam di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.

4. Monster Hunter, Trailer Dihujat hingga Tampilkan Adegan Rasis

Via Istimewa

Film live action game memang masih menjadi momok bagi Hollywood. Namun, studio film enggak pernah kapok untuk menggarap film live action game, salah satunya adalah Sony Pictures yang menggarap film live action Monster Hunter. Melihat pengalaman film live action game Hollywood sebelumnya, para penggemar game Monster Hunter bahkan telah menyangsikan kualitas film tersebut sejak teaser pertamanya dirilis!

Pada Oktober lalu, Sony Pictures akhirnya merilis teaser perdana Monster Hunter. Bukannya membuat penggemar gamenya antusias, video teaser tersebut malah mendapatkan lebih banyak dislike dibandingkan like-nya. Keraguan penggemar juga enggak berubah saat Sony Pictures merilis trailer perdana Monster Hunter. Walau enggak banjir dislike, video trailer-nya dihujani komentar pedas oleh penggemar gamenya.

Film Monster Hunter memang belum dirilis di Indonesia. Namun, Sony Pictures terlebih dulu merilis film tersebut di Tiongkok pada 4 Desember lalu. Enggak disangka-sangka, para penonton Tiongkok merasa tersinggung karena Monster Hunter menampilkan lelucon yang dianggap rasis kepada orang keturunan Tiongkok. Alhasil, Sony Pictures terpaksa menarik Monster Hunter dari bioskop Tiongkok untuk menghapus adegan yang dianggap rasis.

5. Warner Bros. Rilis Semua Filmnya di HBO Max dan Bioskop Bersamaan

Via Istimewa

Penutupan bioskop karena pandemi akhirnya membuat banyak studio film memindahkan perilisan film 2020 mereka ke 2021. Selain itu, beberapa studio juga memilih layanan streaming untuk merilis beberapa film mereka. Dengan keadaan sulit yang terjadi di tahun ini, Warner Bros. akhirnya membuat keputusan berani di akhir 2020.

Pada awal Desember, Warner Bros. mengumumkan bahwa mereka bakal merilis semua film mereka di HBO Max dan bioskop secara bersamaan, mulai dari Wonder Woman 1984 (2020). Penonton Amerika Serikat bisa memilih menonton film terbaru Warner Bros. di HBO Max atau bioskop. Lalu untuk negara yang belum ada HBO Max, seperti Indonesia, film-film tersebut bakal ditayangkan di bioskop lebih cepat dari jadwal penayangan di Amerika Serikat.

Keputusan tersebut jelas saja dikecam oleh para pemilik usaha bioskop di Amerika Serikat. Saking kecewanya, perusahaan bioskop di sana sampai mengancam bakal mengurangi harga tiket film Warner Bros. Selain itu, sutradara Christopher Nolan, yang selalu mengutamakan pengalaman menonton di bioskop, mengaku kecewa berat dengan keputusannya Warner Bros. yang dinilai bakal merusak perekonomian bioskop.

6. Perilaku Buruk Joss Whedon Saat Syuting Ulang Justice League Terungkap

Via Istimewa

Pada Mei lalu, penggemar DC dibuat bersukacita karena HBO Max memberikan lampu hijau untuk penggarapan Justice League Snyder Cut. Namun hanya sebulan dari kabar gembira tersebut, pemeran Cyborg, yaitu Ray Fisher, mengatakan lewat akun media sosialnya bahwa dia menarik semua pujiannya kepada Joss Whedon saat dia melakukan promosi Justice League (2017).

Sebagai informasi, Whedon adalah sutradara yang menangani Justice League setelah Zack Snyder mundur di tengah proses produksi karena kematian anaknya. Bukannya melanjutkan pekerjaannya Snyder, Whedon malah melakukan proses syuting ulang secara besar-besaran. Ternyata, terjadi masalah antara Whedon dan pemeran Justice League saat proses syuting ulang dilakukan.

Via Twitter

Pada Juli lalu, Fisher mengatakan di media sosialnya bahwa Whedon berperilaku menjijikan, kasar, dan enggak profesional selama proses syuting ulang Justice League. Lalu pada September, pemeran Aquaman, Jason Momoa, juga mengonfirmasi bahwa dia dan pemain lainnya memang mendapatkan perilaku buruk dari Whedon. Setelah Fisher dan Momoa buka suara, Warner Bros. akhirnya melakukan investigasi mengenai apa yang terjadi saat syuting ulang Justice League.

Sekian lama bungkam, pemeran Wonder Woman, yaitu Gal Gadot, akhirnya buka suara pada Desember. Gadot mengaku dirinya juga mendapatkan pengalaman enggak menyenangkan dengan Whedon. Gadot pun mengungkapkan bahwa dirinya ikut memberikan kesaksian kepada Warner Bros. untuk proses investigasi atas pelanggaran yang terjadi di lokasi syuting ulang Justice League.

7. Mission: Impossible 7, Hampir Ledakkan Jembatan Polandia hingga Tom Cruise Mengamuk

Via Istimewa

Setelah sempat tertunda karena pandemi, syuting film Mission: Impossible 7 akhirnya dilanjutkan kembali pada Juli lalu. Namun ketika baru dimulai kembali, syuting film ini sempat menimbulkan pro dan kontra bagi masyarakat Polandia. Soalnya, tim produksi sempat berniat meledakkan jembatan sungguhan yang ada di desa Pilchowice.

Lalu pada Desember, proses syuting Mission: Impossible 7 kembali mendapatkan sorotan. Tom Cruise terekam mengamuk karena melihat beberapa krunya enggak menerapkan protokol kesehatan. Cruise bahkan mengancam bakal memecat kru yang enggak mematuhi protokol kesehatan. Setelah rekaman suara Cruise mengamuk tersebar, ada lima kru yang akhirnya memutuskan mundur dari proses syuting Mission: Impossible 7.

***

Itulah deretan kasus paling kontroversial yang terjadi di industri film Hollywood selama 2020. Di antara ketujuh kasus di atas, manakah yang menurut kalian paling panas dan paling mencuri perhatian di 2020?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.