Digantung Penulis dan Sering Hiatus, Ini Alasan Hunter x Hunter Tidak Pernah Selesai

-Anime Hunter x Hunter menggantung para penggemar dengan ceritanya yang belum selesai.
-Alasan sang penulis ini jadi penyebab utama kenapa Hunter x Hunter masih gantung.


Serial anime Hunter x Hunter punya banyak sekali penggemar. Serial anime yang dirilis sejak tahun 1998 ini menceritakan kisah perjuangan Gon untuk menjadi Hunter dan bertemu dengan ayahnya. Meski telah bertemu sang ayah, ternyata Gon dan kawan-kawan masih harus mengungkap banyak kisah dan misteri yang berada seputar dunia di dalam Hunter x Hunter.

Ditulis oleh Yoshihiro Togashi, serial Hunter x Hunter merupakan salah satu manga terbaiknya yang telah dirilis jadi 148 episode anime. Meski begitu, versi manga-nya sedikit lebh maju dan sempat dikerjakan Togashi secara “angin-anginan”. Kira-kira, kenapa serial anime Hunter x Hunter ini bisa berhenti dan kapan mereka akan rilis lagi? Yuk, simak penuturan KINCIR berikut ini.

Lelah dengan kejaran Shonen Jump

Via istimewa

Seri Hunter x Hunter milik Togashi dirilis di majalah mingguan Shonen Jump. Dia pernah mengeluh bahwa kejaran untuk terus mem-publish cerita Hunter x Hunter cukup melelahkan. Dia harus menggambar lebih dulu sekitar 10 seri manga untuk setiap minggunya.

Hunter x Hunter menurut Togashi tidak seperti kebanyakan seri manga atau anime yang bisa diperpanjang untuk menambah nomor seri atau episodenya. Togashi terkenal cukup personal dengan karya-karyanya yang cukup pelik membahas banyak hal mulai dari psikologis para tokohnya.

Masalah kesehatan mental sang mangaka

Via Istimewa

Togashi mengidap tekanan dan depresi sejak 2006 silam. Inilah mengapa dirinya cukup lambat meneruskan Hunter x Hunter. Usut punya usut, selesainya Yu Yu Haskusho di tahun yang sama. Banyak spekulasi beredar bahwa pihak editor serta tekanan dari penggemar membuatnya buru-buru menyelesaikannya dan membuat Togashi tertekan.

Pada 2008 lalu, Togashi pun berniat untuk merilis beberapa bab baru dan versi remix dari Yu Yu Hakusho. Melihat ending anime Yu Yu Hakusho yang juga terburu-buru, bisa saja Togashi mendapatkan tekanan yang sama. Mungkin, hasilnya lebih baik bila ia punya waktu lebih lama untuk menyelesaikannya.

Togashi adalah sosok perfeksionis

Via Istimewa

Meski cukup lama dalam membuat karya, ternyata Togashi adalah sosok yang sangat perfeksionis. Inilah mengapa dirinya sangat lambat dalam menyelesaikan manga yang ingin dia rilis. 

Sepertinya, tekanan dari para editor bersebrangan dengan ideologi Togashi yang sangat hati-hati ketika membuat cerita. Hal ini juga yang mungkin saja berdampak kepada kesehatan mentalnya sendiri karena Togashi memaksakan diri cukup keras ketika membuat sebuah karya.

Hunter x Hunter masih belum jelas arahnya

Via Istimewa

Jika kamu mengikuti jalan cerita di anime Hunter x Hunter, mungkin kamu bingung dengan cerita yang seperti belum menemukan akhir. Setelah membasmi Chimera Ant dan bertemu dengan ayahnya, Gon mendapat kesempatan untuk memanjat pohon tertinggi yang menurut Ging hanya pohon kecil di dunia baru.

Ide tentang dunia tak terjamah di Hunter x Hunter ini bisa dibilang masih mentah dan Togashi belum membayangkan seperti apa perkembangan ceritanya. Jika benar, sang mangaka memang masih butuh waktu untuk mencari ide seperti apa dunia baru dari Hunter x Hunter ini.

Mereka enggak pernah rekrut tim!

Tak seperti karya-karya Togashi lainnya, Hunter × Hunter dibuat dengan aliran gambar minimalis. Kalau diperhatikan, gaya ilustrasi yang sekarang lebih mirip sketsa dan sering tanpa adanya latar (background) yang kaya. Namun, tentu saja, itu berbeda dengan versi animenya.

Sifat Togashi yang perfeksionis pun membuatnya enggak percaya orang lain untuk membantunya menyelesaikan Hunter × Hunter. Pada kenyataannya, dia ingin mengerjakan sesuai dengan keinginannya yang berarti semua bakal dikerjakan olehnya. Pastinya bakal lama banget. Kontennya pun enggak akan lebih kaya dari serial One Piece atau Naruto yang punya tim tersendiri untuk membantu sang mangaka atau kreator.

Bahkan, ada desas-desus yang mengatakan bahwa istri Togashi, Naoko Takeuchi yang juga merupakan kreator dari Sailor Moon akan membantu untuk menyelesaikan serial Hunter × Hunter. Hal tersebut kembali menuai pro dan kontra karena banyak penggemar yang tak ingin Hunter × Hunter bernuansa girly seperti Sailor Moon.

***

Di balik seri anime Hunter x Hunter yang belum kunjung tamat, ternyata masalah sang penulis Togashi jadi penyebab utamanya. Nah, menurut kamu sendiri bagaimana? Apa kamu termasuk penggemar Hunter x Hunter?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.