5 Adegan dalam Film Ratu Ilmu Hitam yang ‘Kebetulan’

Ratu Ilmu Hitam merajai bioskop Indonesia sejak awal November. Kini, menjelang akhir tahun pun masih bisa bertengger di lima besar Box Office Indonesia.

Film yang digarap Kimo Stamboel dan ditulis oleh Joko Anwar ini punya jalan cerita yang ditampilkan cukup kekinian dibanding film jadulnya yang rilis pada 1981. Menariknya, ada beberapa adegan yang sengaja dibuat sebagai potongan untuk disatukan menuju klimaks cerita. Potongan-potongan tersebut seperti ‘kebetulan’ yang membuat penonton tercengang di akhir film.

Adegan ‘kebetulan’ apa aja yang dimaksud dalam Ratu Ilmu Hitam? Simak, daftarnya.


1. Menabrak Anak Panti

Dok. Rapi Films

Di awal cerita, keluarga Hanif enggak sengaja menabrak sesuatu yang awalnya dikira seekor rusa, ternyata seorang anak perempuan panti. Setelah dipastikan kedua kalinya, ternyata yang ditemukan bukan hanya anak panti yang tergeletak di selokan, tapi satu bus karyawisata yang kecelakaan, termasuk semua penumpangnya.

Sang anak pun dibawa oleh Hanif dan Jefri ke panti. Menjelang klimaks, anak panti tersebut ternyata masih hidup dan jalan tergopoh ke dalam panti untuk laporkan kejadian sebenarnya. Sebenarnya, ditabrak Hanif bisa jadi kebetulan yang beruntung, karena anak perempuan itu enggak dibunuh ratu. Kalau saja anak panti itu enggak ditabrak sama Hanif, mungkin jalan ceritanya bakal lain.

2. Foto Murni dan Ibu Mirah

Dok. Rapi Films

Ketika Hanif, Jefri, dan Anton ke panti bersama dengan keluarganya, ada momen mereka mengenang masa kecil dengan menunjukkan foto-foto zaman dulu. Entah saking keponya, anaknya Hanif yang bernama Haqi mengambil album foto di bawah lemari.

Kebetulan, album foto tersebut dilarang untuk dilihat. Namun ketika buka-buka album, mereka mendapati foto Ibu Mirah dan Murni. Yap, berkat inisiatif Haqi, kita jadi tahu seperti apa sosok Ibu Mirah.


3. Celurit di Taman

Dok. Rapi Films

Pas keluarga Hanif datang, mereka langsung bertemu dengan Maman yang lagi memotong rumput di halaman depan pakai celurit. Bisa jadi karena speechless menyambut teman lama, dia lupa menaruh celurit itu ke dalam rumah.

Alhasil, ketika Murni muncul di malam hari dan hendak mencelakai Hanif di halaman depan, Nadya (istri Hanif) melihat celurit punya Maman yang kebetulan lupa ditaruh. Nadya pun hendak menyabetkan celurit itu ke Murni, tapi gagal karena keburu dipukul oleh Rani hingga pingsan. Di akhir cerita, celurit itu juga jadi senjata buat Nadya menebas kepala Murni.

4. Obeng Haqi

Dok. Rapi Films

Di klimaks cerita, Murni memegang kendali. Dia berhasil menyekap semua orang. Dan yang paling mendebarkan, ketika Nadya diminta Murni untuk memenggal Hanif karena hanya itu satu satunya cara untuk membuat semua siksa yang dilakukan Murni berakhir.

Namun, tiba-tiba Haqi yang sedari tadi pingsan bangun dengan menancapkan obeng ke tubuh murni. Entah dari mana obeng itu dia dapat. Bisa jadi kebetulan tergeletak di dekat tempat dia pingsan.


5. Lilin Murni

Dok. Rapi Films

Masih di adegan yang sama dengan poin sebelumnya, singkat cerita Murni benar-benar tak bisa dikalahkan, lalu semua merasa putus asa. Bahkan kepala Murni telah dipenggal pun, dia masih bisa bangkit lagi.

Akan tetapi kebetulannya, Nadya berinisiatif buat melemparkan lilin. Lilin itu memang disiapkan Murni untuk ritual penyiksaan. Justru, lilin tersebut yang akhirnya membunuhnya. Kebetulan banget Nadya berdiri di samping lilin itu dan dengan mudah bisa melemparkan sampai bikin Murni terbakar.

***

Itulah beberapa hal kebetulan dalam film Ratu Ilmu Hitam. Terlepas dari itu, film Ratu Ilmu Hitam memang mesti diakui sebagai salah satu film horor berkelas tahun ini.

Buat kalian yang udah nonton, apakah kalian punya teori lain soal film Ratu Ilmu Hitam? Bagikan di kolom bawah, ya.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.