11 Lagu Tak Terlupakan Glenn Fredly yang Mengisi Layar Lebar

– Daftar ini memuat lagu-lagu yang diciptakan dan dinyanyikan Glenn Fredly untuk soundtrack film.
– Tiap soundtrack bukan sekadar sebagai penghias adegan. Berisi makna untuk memperkuat para karakter.

Glenn Fredly meninggal dunia, Indonesia kembali kehilangan musisi terbaiknya (8/4). Glenn dikabarkan tutup usia di rumah sakit Setia Mitra Jakarta Selatan karena meningitis. Musisi 44 tahun ini pergi meninggalkan istrinya, Mutia Ayu, dan seorang putri perempuan yang baru berusia dua bulan.

Glenn sempat mengeluhkan penyakitnya ini beberapa waktu lalu, tapi masih sanggup beraktivitas seperti biasa. Satu bulan terakhir, Glenn mulai merasa enggak nyaman atas penyakit yang dideritanya sehingga memutuskan untuk menjalani rawat-inap. Kondisinya pun menurun selama tiga hari terakhir.

Glenn Fredly bukan hanya dikenal di dunia musik. Sang legenda ini juga sering berkiprah di dunia film lewat lagu soundtrack ciptaannya. Soal filmografi sebagai aktor memang baru dua film, yakni Tanda Tanya (2011) dan cameo di film Pretty Boys (2019). Namun soal produser dan composer musik dalam film layar lebar, udah berkali-kali.

Mari kita mengenang kepergiannya dengan mendengarkan lagi karya Glenn Fredly Deviano Latuihamallo yang dijadikan soundtrack beberapa film Indonesia.

1. “Kembali ke Awal” – Twivortiare (2019)

Soal romantis, Glenn Fredly enggak perlu diragukan lagi. Lagu-lagunya selalu punya lirik menyentuh, seperti lagu “Kembali ke Awal” dalam film Twivortiare. Glenn menyisipkan pandangan pribadinya untuk lagu ini, yakni soal pentingnya melunturkan ego dalam membina sebuah hubungan. Dalam penggarapan soundrack film tersebut, Glenn dibantu Ifa Fachir.

2. “Menanti Arah” – Surat dari Praha (2016)

Terciptanya film Surat dari Praha bukan hanya berdasarkan riset panjang soal situasi politik pada 1965 dan zaman Orde Baru. Angga Dwimas Sasongko, sutradara, menyebutkan bahwa lagu-lagu musisi berdarah Ambon itu yang menjadi benang merah film tersebut. Lima tahun sebelum filmnya dirilis, Glenn sempat memberi tahu Angga soal lagu “Menanti Arah”. Lagu ini pun dianggap mewakili keseluruhan cerita Surat dari Praha yang menyentuh soal cinta, sejarah, hingga politik.

3. “Nyali Terakhir” – Surat dari Praha (2016)

Lagu kedua Glenn Fredly di Surat dari Praha, yakni "Nyali Terakhir". Lagu ini dipilih karena dianggap sebagai signature song sang legenda tersebut karena nuansa galaunya. Dalam film ini, Glenn juga diberi kesempatan untuk mengeluarkan idenya, seperti nama para karakternya.

4. "Sabda Rindu" – Surat dari Praha (2016)

Pemilihan tokoh Jaya dan “Sabda Rindu” dipilih karena secara lirik dianggap klasik. Artinya ketika lirik-lirik ini diciptakan oleh tokoh Jaya dan Larasati yang jatuh pada Tio Pakusadewo dan Julie Estelle menjadi pertimbangannya. Glenn menganggap keduanya punya sisi musikal. Bahkan, mengarahkan gaya kedua aktor Indonesia tersebut jadi momen terpenting selama 20 tahun berkarier.

Lagu “Sabda Rindu” dinilai masuk akal dengan keadaan tokoh utama yang sudah tua dan hidup di era ’60-an sampai ‘70-an. Bagi Glenn, lagu ini dinilai sangat menggambarkan keadaannya.

5. “Untuk Sebuah Nama” – Surat dari Praha (2016)

Lagu “Untuk Sebuah Nama” menjadi soundtrack keempat Surat dari Praha yang diciptakan Glenn Fredly. Lagu ini dipilih untuk menggambarkan emosi, karena menurutnya lagu tersebut menyimpan amarah sekalipun masih bertema cinta.

6. “Malaikat Juga Tahu” – Rectoverso (2008)

Dalam film omnibus, Rectoverso, juga menampilkan satu lagu ikonis Glenn Fredly berjudul “Malaikat Juga Tahu”. Lagu ini dibawakan Glenn di akhir film sekaligus akting Lukman Sardi, Dewi Irawan, dan Prisia Nasution yang juga sukses bikin penonton turut merasakan rasa patah hati.

7. “You are My Everything” – Cinta Silver (2005)

Totalitas Glenn di film Cinta Silver juga patut diacungi jempol. Bagaimana enggak? Film yang dibintangi Luna Maya dan Christian Sugiono ini memuat satu album musik sang penyanyi. Terdapat 12 lagu yang semuanya jadi soundtrack film ini. Lagu-lagunya antara lain, “Kisah Romantis”, “Pantai Cinta”, “L.O.V.E”, “Dansa”, “Pengakuan Lelaki (ft. Pazto)”, “Di Seberang Hati”, “Nada Jiwa”, “Pada Satu Cinta (Original Version)”, “Selalu Tersenyum (ft. Parkdrive)”, “Akhir Cerita Cinta (re-arrange Version)”, dan “Di Sisa Hati”.

8. “Filosofi dan Logika” – Filosofi Kopi 2: Ben & Jody (2017)

Soundtrack film Filosofi Kopi 2 dedikasikan oleh Glenn untuk pencinta kopi, persahabatan dan juga petani kopi. Dalam pembuatan lagu latar film, dirinya juga mengajak sejumlah musisi untuk terlibat, yakni Monitha dan Is. Selama proses pembuatan lagu, Glenn selalu berdiskusi dengan sutradara Angga Dwimas Sasongko untuk mendapatkan musisi terbaik yang bisa menghidupkan karakter-karakter dalam film.

9. “Tinggikan” – Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014)

Semua lagu yang diciptakan atau dibawakan Glenn Fredly selalu punya jiwa. Dalam film Cahaya dari Timur: Beta Maluku, Glenn sampai rela datang ke Ambon untuk mencari inspirasi mengisi soundtrack-nya. Dia mengaku bermain ukulele di pinggir pantai, bersenandung sambil lihat suasana pantai yang biru. Sebagai sutradara, Angga merasa terharu dibuatnya. Dalam film ini, Glenn juga jadi produser.

10. “Undercover” – Jakarta Undercover (2017)

Dalam film ini, Glenn digaet DJ Tiara Eve untuk berduet mengisi soundtrack film Jakarta Undercover. Kolaborasi keduanya begitu menarik saat ditambah nuansa rap oleh Liquid Silva. Lirik lagu ini sesuai dengan visi film, yakni tentang perempuan yang pengin hit dengan cara yang melanggar norma.

11. “Menanti” – Perfect Honeymoon (2017)

Kepiawaian Glenn Fredly dalam menciptakan lagu enggak perlu dipertanyakan lagi. Glenn menciptakan lagu berjudul “Menanti” yang dinyanyikan oleh dua penyanyi pendatang baru, Bakhes dan Tiara Degrasia. Lagu ini menceritakan kisah cinta yang tak lekang waktu. Cocok jadi soundtrack film yang diproduseri oleh Darius dan Luna Maya.

***

Deretan lagu soundtrack yang dinyanyikan dan diciptakan Glenn Fredly akan terus dikenang. Sang legenda memang sudah tak bersama kita, tapi karyanya akan selalu ada. Buat kalian penggemar Glenn Fredly, bisa mengenang kembali dengan nonton film-film di atas.

Selamat Jalan, Glenn Fredly. Karyamu Terkenang di hati!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.