Review Film Suka Duka Uni Unaa (2023)

Suka Duka Uni Unaa
Genre
  • drama
Actors
  • Ajil Ditto
  • Maura Gabrielle
  • Nadya Kheitna Putri
Director
  • Ryoichi Hutomo
Release Date
  • 17 March 2023
Rating
2 / 5

*Spoiler Alert: Review film Suka Duka Uni Unaa mengandung bocoran yang bisa saja mengganggu kamu yang belum menonton.

Kamu yang mengikuti skena esports Mobile Legends Indonesia mungkin enggak asing dengan salah satu brand ambassador EVOS Esports, yaitu Unaa atau yang memiliki nama asli Nadya Kheitna Putri. Sosok yang awalnya dikenal karena viral di TikTok ini kini melebarkan sayapnya ke dunia akting, lewat film debutnya yang diberi judul Suka Duka Uni Unaa.

Film hasil kolaborasi EVOS Esports dengan layanan streaming MAXstream ini disutradarai oleh Ryoichi A. Hutomo, sosok yang juga menyutradai serial Cerita Dokter Cinta dan film pendek En Fleur (2017). Sesuai judulnya, film ini menghadirkan Unaa sebagai pemeran utamanya. Selain Unaa, Suka Duka Uni Unaa juga dibintangi oleh Ajil Ditto dan Maura Gabrielle.

Suka Duka Uni Unaa menampilkan cerita fiksi yang terinspirasi dari perjalanan hidupnya Unaa. Berkisah tentang Unaa, seorang siswi SMA di Padang yang pindah sekolah karena mengalami perundungan di sekolah sebelumnya. Di sekolah barunya, Unaa bertemu dengan Tiara dan Randi yang menjadi sahabat baiknya. Selama bersama Tiara dan Randi, Unaa jadi lebih bersemangat mengejar impiannya sebagai content creator.

Review film Suka Duka Uni Unaa

Tampilkan kisah memotivasi dengan naskah minimalis

Review film Suka Duka Uni Unaa
Review film Suka Duka Uni Unaa Via Maxstream.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Suka Duka Uni Unaa menampilkan kisah hidupnya Unaa yang dikemas dalam versi fiksi. Jadi, apa yang kamu lihat di film ini enggak sepenuhnya menggambarkan pengalaman nyata yang dialami oleh Unaa pada kehidupannya. Film ini hadir dengan cerita simpel yang memperlihatkan perjalanan seorang anak SMA bangkit dari keterpurukannya (sebagai korban bully) dalam mengejar impiannya sebagai content creator.

Kesimpelan film ini membuat permasalahan yang ditampilkan Suka Duka Uni Unaa juga terasa relate dengan kehidupan remaja sehari-hari, mulai dari masalah perundungan, persahabatan, hingga konflik orang tua dan anak. Jika kamu tonton sampai habis, film ini sebenarnya menghadirkan cerita dengan pesan positif yang bisa mengena kepada para remaja di luar sana.

Namun di luar pesan positif yang disampaikan film ini, enggak bisa dimungkiri bahwa Suka Duka Uni Unaa hadir dengan naskah yang tidak maksimal. Cukup banyak dialog enggak perlu dan cringe yang bisa kamu temukan di film ini. Cukup disayangkan, dialog-dialog yang enggak perlu ini malah muncul pada momen krusial, salah satunya pada momen Unaa bertengkar dengan orang tuanya. Ada momen ibunya Unaa mengucapkan dialog yang terasa berlebihan.

Selain dialog, Suka Duka Uni Unaa juga menampilkan beberapa adegan enggak perlu yang terasa cukup janggal. Sebelum bertengkar, Unaa membuat surat kepada orang tuanya yang ditulis di kertas biasa dan diselipkan di buku pelajarannya. Namun, ibunya dapat menduga dengan mudahnya bahwa surat yang diselipkan di buku sejarah memang ditujukan kepadanya. Lalu, bisa-bisanya Unaa bersantai di danau terlebih dahulu padahal dia sedang dalam perjalanan menaiki pesawat menuju Jakarta!

Akting oke yang tidak diimbangi dengan naskah filmnya

Review film Suka Duka Uni Unaa
Review film Suka Duka Uni Unaa Via Maxstream.

Suka Duka Uni Unaa merupakan film pertamanya Unaa sebagai aktris. Sebelum menonton filmnya, saya cukup skeptis dengan aktingnya Unaa di film ini. Namun siapa sangka, untuk seseorang yang baru terjun di dunia film dan langsung menjadi pemeran utama, Unaa menampilkan akting yang cukup baik. Walau belum sempurna, aktingnya Unaa tidak kalah dengan rekan-rekannya yang lebih berpengalaman.

Bahkan pada momen-momen emosional, Unaa cukup berhasil menampilkan emosinya dengan sangat baik dan terlihat meyakinkan. Ajil Ditto dan Maura Gabrielle, yang berperan sebagai sahabatnya Unaa, juga tampil dengan sangat baik dan terlihat natural. Aktor yang memerankan ayah dan ibunya Unaa juga patut mendapatkan apresiasi lewat penampilan mereka di beberapa momen emosional.

Sayangnya, akting yang bagus bisa terlihat enggak maksimal karena mengikuti naskah yang kurang bagus. Sangat disayangkan karena Unaa, Ajil, dan Maura harus mengucapkan dialog serta melakoni adegan yang membuat akting mereka jadi terlihat agak cringe.

Visual dan scoring yang terasa kurang nyaman di beberapa bagian

Review film Suka Duka Uni Unaa
Review film Suka Duka Uni Unaa Via Maxstream.

Suka Duka Uni Unaa tampil dengan tone warna hangat yang terasa nyaman dipandang oleh mata. Namun, ada satu hal yang cukup mengganggu dari visual film ini, yaitu penggunaan teknik shaky camera yang agak berlebihan dan kurang tepat pada beberapa momen. Shaky camera pada momen perundungan memang oke, tetapi jadi tidak tepat ketika digunakan saat Unaa mengunjungi rumahnya Tiara.

Selain masalah shaky camera, hal lainnya yang cukup mengganggu dari Suka Duka Uni Unaa adalah scoring-nya yang pada beberapa momen terdengar terlalu lantang sampai menutupi suara percakapan para karakternya. Untungnya, saya menonton dengan menggunakan subtitle yang membuat saya bisa menangkap percakapan para karakter walau scoring-nya terdengar mendominasi.

***

Sebagai debutnya di dunia akting, siapa sangka EVOS Unaa mampu menampilkan akting yang tidak kalah dengan rekan-rekannya yang lebih berpengalaman. Sayangnya, aktingnya Unaa, Ajil Ditto, dan Maura Gabrielle jadi terlihat kurang maksimal karena masalah naskah minimalis yang menampilkan beberapa dialog dan adegan yang enggak perlu.

Setelah baca review film Suka Duka Uni Unaa, apakah kamu jadi tertarik menonton film drama ini? Buat yang sudah menonton, jangan lupa bagikan pendapat kamu tentang film ini, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.