(REVIEW) Wrath of Man (2021)

Wrath of Man
Genre
  • aksi
  • kriminal
  • thriller
Actors
  • Holt McCallany
  • Jason Statham
  • Scott Eastwood
Director
  • Guy Ritchie
Release Date
  • 05 May 2021
Rating
4 / 5

*(SPOILER ALERT) Artikel ini sedikit mengandung bocoran film Wrath of Man yang mungkin mengganggu buat kalian yang belum nonton.

Film Wrath of Man menjadi rekomendasi film aksi yang patut ditonton di bioskop selain Nobody (2021). Dibintangi Jason Statham, film ini merupakan remake dari film Prancis berjudul Le Convoyeur atau Cash Truck (2004). Tayang mulai 5 Mei 2021, film ini juga bisa kamu jadikan tontonan ngabuburit menjelang buka puasa.

Sinopsis film Wrath of Man bercerita tentang seorang pria dengan julukan “H” (Jason Statham) yang melamar pekerjaan sebagai petugas keamanan di perusahaan jasa pengantar uang. Pekerjaannya sebagai awak truk pengantar uang membuatnya harus berhadapan dengan perampokan. Namun, H ternyata bukan petugas biasa. Dia memiliki latar belakang dan masa lalu yang membuatnya ingin balas dendam. Simak dulu trailernya di bawah ini.

Lalu, seberapa seru filmnya? Simak review film Wrath of Man versi KINCIR di bawah ini.

Heist Movie yang Intens dan Suram

Sinopsis dan Review film Wrath of Man
Sinopsis dan Review film Wrath of Man Via Istimewa.

Film ini dibuka dengan adegan perampokan truk oleh sekelompok orang yang disertai dengan baku tembak. Uniknya, adegan menegangkan ini ditampilkan dalam POV layaknya kamera pengawas dalam truk yang membawa uang jutaan dolar tersebut. Penonton bisa jadi bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi, karena selain adegan perampokan, ada keributan lain di luar truk, di mana faktanya bisa terjawab pada adegan-adegan selanjutnya.

Menariknya, film yang disutradarai Guy Ritchie ini membentuk alur cerita non linear. Buat yang belum akrab, bisa jadi membosankan karena terus dibawa ke tumpukan sekuens baru. Namun di sisi lain, alur cerita yang tidak berurutan ini justru menimbulkan rasa penasaran, terlebih pada siapa sebenarnya sosok H, mengapa dari awal dia ditampilkan sebagai pria biasa, lalu apa hubungannya dengan kejadian perampokan di awal film.

Sinopsis dan Review film Wrath of Man
Sinopsis dan Review film Wrath of Man Via Istimewa.

Nah, sebagaimana cerita fiksi, film ini memiliki kalimat sebagai judul pembuka yang fungsinya layaknya babak aksi. Uniknya lagi, kalimat tersebut seakan jadi jawaban atau konklusi dari apa yang dilakukan atau dialami H.

Babak tiap babak makin lama mengantarkan penonton pada benang merah bahwa semua kejadian non linear tersebut merupakan satu kesatuan dari masa lalu dan balas dendam H. Adanya kalimat yang menandai tiap babak, mengingatkan film ini dengan Pulp Fiction (1994), salah satu karya dari Quentin Tarantino.

Makin lama, babak tersebut tampil makin sadis dan suram. Perampokan di awal adegan nyatanya tak ada apa-apanya dibandingkan adegan-adegan aksi thriller yang hadir setelahnya. Apalagi jika kamu nonton di bioskop studio Dolby Atmos, dijamin bakal melek dan dibawa deg-degan sepanjang film.

 

Jason Statham Vs. Everybody

Sinopsis dan Review film Wrath of Man
Sinopsis dan Review film Wrath of Man Via Istimewa.

Rasanya Jason Statham memang cocok jadi aktor spesialis film aksi. Masuk ke jajaran nama, seperti Liam Neeson, Keanu Reeves, Sylvester Stallone, Tom Cruise, Arnold Schwarzenegger, Vin Diesel, dan lainnya. Perannya yang kerap jadi antihero ini sudah jadi image-nya sejak di Lock, Stock, and Two Barrels Smoking (1998) yang menjadi pertemuan pertamanya dengan Guy Ritchie.

Aktor kelahiran London ini selalu jadi pria tangguh yang keren yang tidak bisa dikalahkan oleh siapa pun. Perannya sebagai H di Wrath of Man juga menunjukkan bahwa dirinya memang tahan banting, sadis, menyeramkan, dan bernyawa sembilan.

Sinopsis dan Review film Wrath of Man
Sinopsis dan Review film Wrath of Man Via Istimewa.

Meski begitu, Ritchie memberikan sentuhan berbeda pada H, yakni seorang mafia yang motifnya berdasarkan sifat family man dirinya. Sehingga, Statham bukan tampil sebagai mesin pembunuh tanpa ekspresi. Di Wrath of Man, dia adalah seorang ayah yang menuntut keadilan versi dirinya. Sebagai H, Statham mengancam sepanjang film yang ancamannya tersirat pada soundtrack-nya berjudul “Folsom Prison Blues” yang dinyanyikan Johnny Cash.

Film Wrath of Man adalah kolaborasi keempat antara Statham dan Ritchie. Sebelumnya, mereka bekerja sama di film Lock, Stock and Two Smoking Barrels (1998), Snatch (2000), dan Revolver (2005). Melalui film ini, Ritchie berhasil menyajikan aksi thriller kriminal yang penuh ketegangan, mencekam sepanjang film, intens, dua cerita paralel yang bersatu, plot twist, dan akhir yang memuaskan.

Perkembangan Karakter yang Dihiasi Skill Baku Tembak

Via Istimewa

Guy Ritchie nyatanya enggak ingin sia-siakan para pemainnya. Sebagian besar bahkan memiliki perkembangan karakter yang adil dan enggak maksa. Sekelompok perampok di awal adegan contohnya, mereka bukan sekadar perampok biasa. Mereka terlatih serta dipimpin oleh Jackson (Jeffrey Donovan), pria dengan kemampuan strategi tinggi. Satu hal menarik dari Jackson, gaya berceritanya mengingatkan kita pada sosok The Professor di serial Money Heist.

Lalu, ada Bullet (Holt McCallany) dan Boy Sweat Dave (Josh Hartnett), keduanya mengalami perubahan karakter yang bertolak belakang dari apa yang diceritakan di awal. Kemudian, ada Jan (Scott Eastwood), orang kepercayaan Jackson, yang sejak awal memberi hint akan perubahan karakternya. Pasalnya, dari sekelompok geng Jackson, hanya Jan yang memiliki durasi tampil lebih banyak. Oh ya, ini adalah kali kedua Jason Statham dan Scott Eastwood menjadi lawan main bersama setelah film The Fate of the Furious (2017)

Scott Eastwood
Scott Eastwood Via Istimewa.

Sebagian besar perkembangan karakternya memang ditampilkan tidak berlebihan, tapi tetap memiliki motif yang jelas. Di samping itu, Ritchie juga harus memenuhi cerita serta penyajian. Hasilnya, meski sepanjang film berisi adegan pembunuhan dan baku tembak, nyatanya enggak mengorbankan cerita maupun perkembangan karakternya.

Wrath of Man hadir dengan banyak aksi dan alur cerita yang solid yang membuat kamu tetap gelisah sepanjang film. Tonton di bioskop dengan audio Dolby Atmos untuk intensitas yang lebih tinggi.

***

Film Wrath of Man tayang mulai 5 Mei 2021 di bioskop. Nah, buat kalian yang butuh asupan pembangkit adrenalin, film ini bisa jadi pilihan leisure kamu dari penatnya pekerjaan. Buat yang sudah nonton, bagikan pendapatmu di kolom review yang ada di awal artikel ini, ya.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.