5 Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas

– Sutradara film Hollywood di bawah ini memiliki film dengan ending serupa.
– Ending serupa tersebut ada dalam dua film Hollywood karyanya.


Berpikir bagaimana sebuah film disudahi adalah salah satu pekerjaan yang tidak mudah bagi seorang sutradara maupun penulis skenario. Keduanya harus memutar otak supaya film diakhiri dengan berkesan dan penonton puas melihat penyelesaian konflik film tersebut.

Menariknya, ada beberapa sutradara yang kadang memilih ending film serupa dengan karya sebelumnya. Minimal, ada dua film mereka memiliki ending yang mirip dan bikin penonton familier.

Inilah beberapa sutradara film Hollywood dengan ending film yang khas.

 

1. Darren Aronofsky (The Wrestler dan Black Swan)

Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas
Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas

Sutradara asal New York ini telah menggarap beberapa film jempolan yang menuai banyak pujian, salah satunya Black Swan (2010). Film yang mendapat banyak penghargaan ini diakhiri dengan Nina Sayers tampil dalam sebuah pertunjukan balet setelah dia menusukkan pisau ke perutnya.

Dia menari secara sempurna dan diakhiri dengan melompatkan diri ke samping. Pertunjukan selesai dan semua terkagum-kagum pada Nina yang tengah sekarat, film pun berakhir.

Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas
Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas

Dua tahun sebelumnya Darren Aronofsky menggarap film Wrestler (2008). Film ini juga punya akhir yang identik dengan Black Swan. Akhir cerita film tersebut adalah ketika Randy yang seorang pegulat nekat naik ke atas ring untuk menghadapi lawannya, padahal dia memiliki penyakit jantung yang parah.

Setelah menghadapi lawan-lawannya, Randy hendak mengakhiri pertandingan dengan melompat dari ujung ring dan melempar badannya ke musuh. Dengan menahan kesakitan jantung yang luar biasa, Randy melompat disertai decak kagum penonton, dan film pun selesai. Baik Black Swan dan The Wrestler, sama-sama tidak memberitahu bagaimana nasib si pemeran utama berakhir.

2. Ari Aster (Hereditary dan Midsommar)

Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas
Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas

Ari Aster memang jagonya membuat penonton ketakutan dengan racikan filmnya yang bikin meringis ngeri, salah satunya Hereditary (2018). Film ini diakhiri ketika Peter memulai praktek ritual sekte yang dipercaya neneknya. Ritual tersebut dilakukan setelah kejadian menegangkan yang dialami keluarganya. Yap, semua karakter di sekitar Peter tewas.

Setahun kemudian, Ari Aster kembali menggebrak dengan film Midsommar (2019). Masih bergenre horor, film ini juga kasih sensasi ngeri yang tak biasa pada penonton. Film Midsommar juga berakhir dengan Dani yang memimpin sebuah ritual sekte yang dipercaya oleh Pelle, sahabatnya. Selain itu, semua karakter di sekitar Dani juga tewas sebelum ritual dimulai.

 

3. Quentin Tarantino (Inglourious Basterds dan Once Upon a Time in Hollywood)

Pencinta film mana yang tak kenal Quentin Tarantino. Film-film yang dia buat kerap menuai pujian karena kualitas dan ceritanya yang selalu menggebrak. Ada dua film Tarantino yang cukup menarik perhatian.

Pertama Inglourious Basterds (2009) yang menceritakan perlawanan terhadap rezim Nazi. Di akhir film, diceritakan Hitler dibunuh oleh seorang Yahudi dari golongan Basterds. Pada kenyataannya, Hitler tidak dibunuh seperti yang ditunjukan di film.

Kedua, film Once Upon a Time in Hollywood (2019) juga memiliki akhir yang tak sama dengan kejadian aslinya. Film ini memang bukan film yang diangkat dari kisah nyata, tapi memang sosok Sharon Tate dan kejadian pembunuhan oleh keluarga Manson memang terjadi.

Hanya saja, di film ini diakhiri dengan percobaan pembunuhan yang justru terjadi di rumah Rick Dalton, tetangga Tate. Bahkan, para pelaku tersebut berhasil dilumpuhkan oleh Cliff, asisten Dalton. Dua film yang punya cerita kisah nyata ini sama-sama dibuat tidak sesuai sejarah. Namun, imajinasi Tarantino lah yang bikin film-film tersebut tetap nyambung untuk ditonton.

4. Roman Polanski (Chinatown dan Rosemary Baby)

Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas
Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas

Sebelum Quentin Tarantino, tahun 1960-an memang jadi panggung yang cukup gemerlap bagi Roman Polanski. Dia dikenal sebagai salah satu sutradara kenamaan di Hollywood. Salah satu filmnya yang dikenal adalah Rosemary Baby (1968).

Film ini punya akhir cerita yang menyentuh: si protagonis dalam film ini, Rosemary, mengetahui bahwa anaknya masih hidup, tapi dalam kekuasaan sekte, dan dia tak bisa melawan. Dia akhirnya menyerah dengan keadaan dan memilih untuk mengikuti kemauan sekte asal anaknya masih tetap dapat hidup.

Sementara, di film Chinatown (1974), kerelaan si pemeran utama juga bisa kita lihat di akhir film. Jake Gittes tak bisa berbuat apa-apa dan merelakan Katherine sosok yang harusnya dia bela dikuasai oleh seorang yang bengis bernama Noah Cross. Jake sadar bahwa dia tengah ada di Chinatown, tempat yang tak mungkin membuat dia gegabah. Dua kesamaan pasrah di ending film garapan Polanski.

 

5. Martin Scorsese (Goodfellas dan The Irishman)

Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas
Sutradara Film Hollywood Ini Punya Ending yang Khas

Film Goodfellas (1990) karya Martin Scorsese memang punya segudang adegan seru yang bikin penonton tegang menyaksikannya. Di film ini punya ending yang menarik, yakni ketika Henry Hill, salah satu anggota geng, ternyata memilih untuk menjadi informan bagi pemerintah dan menepi dari kehidupan kejamnya para gangster. Dia memilih untuk keluar dari lingkaran tersebut dan menjadi manusia biasa yang jauh dari kekejaman gangster.

Sementara di The Irishman (2019), film ini juga punya ending yang serupa dengan Goodfellas. Ketika Frank Sheeran yang juga seorang pembunuh akhirnya menyelesaikan hidupnya sebagai seorang lelaki biasa.

Dia “jauh” dari suara pistol, sedikit terusir dari lingkungan, dan harus tinggal di panti jompo. Baik Goodfellas dan The Irishman, sama-sama menampilkan kisah pensiun dua orang yang sama-sama keluar dari kerasnya hidup seorang gangster.

***

Memiliki racikan ending film yang identik memang sah-sah saja, selama bisa dinikmati dan tak seratus persen sama. Jadi, ending film karya siapa yang menurutmu paling menarik?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.