Review Serial Katarsis Episode 5 : Shark Infested Waters

Katarsis Episode 5 : Shark Infested Waters
Genre
  • Dark Comedy Thriller
Actors
  • Bront Palarae
  • Pevita Pearce
  • Prisia Nasution
  • Revaldo
  • Slamet Rahardjo
Director
  • Randolph Zaini
Release Date
  • 02 March 2023
Rating
3 / 5

*Spoiler Alert: Review serial Katarsis episode 5 ini mengandung bocoran yang bisa saja mengganggu kamu yang belum menonton.


Serial Katarsis sudah masuk episode kelima ketika pada 2 Maret lalu merilis episode terbarunya. Sejak awal rilis, serial ini memang menyuguhkan sajian cerita yang enggak biasa. Sebuah serial dengan genre Dark Comedy Thriller yang menggelar cerita jenaka sekaligus kejam dalam satu karya. Sudah memasuki episode kelima, titik terang dari premis utama serial ini mulai bisa terbaca.

Review serial Katarsis episode 5

Ancaman penjara untuk Tara

Apa yang dilakukan oleh Ello dan Tara memang di luar nalar manusia normal. Keduanya punya obsesi untuk membunuh orang yang bahkan mereka enggak kenal secara personal. Pada epiosde sebelumnya Filpus jadi korban pertama mereka. Kematiannya bikin geger, media pun menyoroti kasus tersebut.

Namun ayah Ello enggak bangga dengan pencapaiannya itu, menurutnya apa yang dilakukan Ello enggak sama dengan pembunuhan yang dilakukan oleh Ayahnya beberapa tahun lalu. Hal ini bikin Ello terobsesi untuk melanjutkan misinya membunuh lebih banyak orang dan meneruskan kekejaman ayahnya.

Di sisi lain, Arif ayah angkat Tara siuman. Hal yang sudah ditunggu oleh Jenny sang polisi sejak lama. Secara mengejutkan Arif memberi keterangan jika Tara memang dalang dari kasus pembunuhan Sasi istrinya dan penganiayaan yang menimpanya. Jenny dan polisi lainnya bersiap untuk meringkus Tara. Lantas apa benar Tara akan di penjara? jawabannya bisa kamu saksikan pada episode kelima serial ini.

Logika terbalik Arif

Meski telah memberikan keterangan namun penonton akan menilai jika Arif bukanlah orang yang baik. Semua berawal dari sempalan adegan yang muncul di awal episode. Epiosde ke lima coba menampilkan apa yang terjadi ketika malam pembantaian itu berlangsung. Dalam adegan tersebut terlihat Tara enggak hidup bahagia dalam keluarga Arif.

Bahkan Tara sudah lebih dulu dimasukan ke dalam peti oleh Sasi istri Arif yang meninggal saat kejadian. Lantas mana yang benar? keterangan Arif? atau adegan di awal? apa yang benar-benar terjadi pada malam jahanam itu? Itu sebabnya pernyataan Arif enggak bisa sepenuhnya penonton percaya. Sebab logikannya bertolak belakang dengan adegan di awal episode.

Terasa lebih terburu-buru

Pada epsisode ke tiga, serial ini mulai menampilkan cerita cinta antara Ello dan Tara, ketika lakon cinta-cintaan mulai digelar, maka ceritanya punya potensi melebar dan enggak fokus pada premis utama. Sebenarnya kisah dua orang ini cukup menambah keseruan serial Katarsis. Apalagi pada episode ke empat, duet maut dua sejoli ini membuat kisahnya semakin meriah.

Namun sayang pada episode ke lima, ceritanya terasa lebih hambar. Tara dan Ello tiba-tiba memiliki konfik personal yang bikin keduanya enggak kompak. Hanya dalam satu episode hubungan keduanya sudah langsung retak. Hal ini bikin cerita keduanya jadi terasa terburu-buru. Perubahan sikap Tara yang beralih 180 derajat membuat Ello dan bahkan penonton yang setia menyaksikan serial ini keheranan.

Tapi uniknya, Randolph Zaini masih konsisten dengan pakaian Tara, kini setelah dia merasa enggak jatuh hati lagi pada Ello, pakaian Tara sudah enggak lagi bernuansa merah muda seperti pada dua episode sebelumnya.

Hubungan dokter Alfons dan Tara yang mulai hangat

Semua itu enggak terlepas dari peran dokter Alfons yang kini memberikan treatment baru pada Tara. Apa yang dilakukan dokter Alfons membuat Tara sedikit demi sedikit mulai mencoba untuk menyingkirkan sisi buruk dalam dirinya. Treatment dokter Alfons bahkan nyaris membuat Tara bisa bercerita tentang masa lalunya.

Namun pada sisi yang berbeda perlakuan dokter Alfons pun terlihat seperti sosok yang begitu perhatian pada Tara melebihi perhatian seorang dokter pada pasiennya. Mungkinkah ada hal yang ditutupi oleh dokter Alfons? Apa dokter Alfons juga memiliki perasaan pada Tara? Misteri ini cepat atau lambat pasti terungkap dalam beberapa episode mendatang.

Kehilangan kejutan

Mengubah cerita dari sebuah novel ke dalam serial dengan panjang delapan episode dan masing-masing episode memiliki durasi waktu nyaris satu jam memang enggak gampang. Meski episode ini menyajikan informasi penting untuk kelangsungan cerita. Namun nyatanya ada banyak adegan yang enggak terlalu berfungsi dan terasa seperti hanya untuk membuat durasi episodenya semakin panjang.

Beberapa adegan dalam episode kali ini terasa datar dan kurang berkesan. Dari beberapa episode yang sudah tayang, mungkin episode ini jadi salah satu yang terlemah. Bisa jadi karena episode ini berisi adegan-adegan fondasi menuju konklusi di akhir serialnya nanti. Selain itu adegan epiosde ini juga enggak menyimpan banyak adegan mengejutkan seperti epiosde-episode sebelumnya.

                                                                      *** 

Siumannya Arif dan teka-teki hubungan Tara dengan kasus orang tuanya masih jadi konflik yang perlu dipecahkan. Belum lagi masalah asmara Ello dan keterikatan dokter Alfons membuat serial ini punya banyak tugas untuk dijabarkan.

Jadi bagaimana kisah ini akan berlanjut? episode ke enam mungkin akan menjawab sejumlah pertanyaan yang belum terungkap.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.