Review Film Moonfall (2022)

Moonfall
Genre
  • aksi
  • fiksi ilmiah
  • petualangan
Actors
  • Halle Berry
  • John Bradley
  • Patrick wilson
Director
  • Roland Emmerich
Release Date
  • 04 February 2022
Rating
3 / 5

*Spoiler Alert: Review Film Moonfall ini mengandung bocoran yang bisa saja mengganggu kamu yang belum menonton.


Kalau kita ngomongin soal film science fiction dan bencana, kayaknya Rolland Emmerich memang enggak ada duanya. Sutradara asal Jerman ini dikenal sebagai the master of disaster. Enggak heran, karyanya pasti ditunggu.

Masih membekas di benak kita ketika ia menggarap 2012. Film yang menggambarkan betapa dahsyatnya kiamat itu jadi yang terbaik di masanya. Tiga belas tahun setelah film tersebut, Moonfall sekali lagi menggambarkan suasana akhir dunia dengan alasan dan pemikiran yang lebih gila.

Dengan efek CGI yang jauh lebih berkembang, Moonfall membawa kita kepada masalah bulan yang tiba-tiba keluar dari orbitnya. Laman Deadline menulis, Roland menggambarkan Moonfall sebagai gabungan dari 2012 dan Independence Day.

Review film Moonfall

Menjelaskan bagaimana bila bulan keluar dari orbitnya

Selama ini kita hidup dengan mengetahui bahwa Bulan memiliki orbit yang mengitari bumi. Tapi bagaimana bila ia keluar dari orbitnya? Yap, pertanyaan ini enggak cuma jadi pertanyaan halu, tapi sebenarnya beberapa peneliti sudah memaparkan akibatnya.

Misalnya saja, Neil Comins, fisikawan dari Universitas Maine yang pernah memaparkan isu ini kepada Live Science. Ia menjelaskan bahwa bulan membantu pergantian musim di bumi dengan menstabilkan kemiringan bumi. Oleh karena itu, bencana besar akan menghantam bumi bila tidak ada bulan. 

“Siklus malam dan siang akan pendek, manusia akan berpindah-pindah mencari tempat aman sesuai perubahan musim. Gelombang laut besar juga akan menyapu daratan dan membuatnya menjadi lautan,” ujarnya. Gravitasi bulan juga membantu rotasi bumi sehingga putaran jam enam jam per hari menjadi 24 jam per hari seperti saat ini.

Moonfall memberikan visualisasi jelas tentang semua kemungkinan ini. Uniknya yang membungkus premis ini adalah kisah beberapa pemeran utama dengan segala masalah pribadi mereka.

Cerita dibuka dengan perjalanan Jocinda Fowler (Halle Berry) dan Brian Harper (Patrick Wilson) ke luar angkasa. Keduanya tengah berbincang asyik dengan satu rekan mereka, ketika sebuah kekuatan aneh muncul.

Ketika Harper tersadar, ia mendapati satu rekannya gugur sementara Fowler tidak sadarkan diri. Singkat cerita, Harper membawa Fowler kembali, namun kesaksiannya soal kekuatan aneh yang menghempas mereka ditangguhkan. Bahkan, membuat karirnya sebagai astronaut terhenti. Harper dipecat karena dinilai gagal dalam misi tersebut.

Sementara itu Fowler mendapatkan jabatan eksekutif di NASA. Hingga beberapa tahun selepas itu, NASA menemukan bahwa ada pergerakan aneh di bulan. Para petinggi NASA hendak merahasiakannya ketika seorang penggila sains muncul dengan teori bahwa bulan sedang bergerak keluar dari orbitnya.

Unsur komedi yang bikin Moonfall terasa lebih segar

KC Housman dalam misi menyelamatkan dunia.
KC Housman dalam misi menyelamatkan dunia.

KC Housman (John Bradley) pun bikin gila masyarakat dan NASA. Pasalnya, NASA mau tak mau setuju dengan laki-laki nerd. Pemaparan gilanya sebenarnya memang tengah terjadi.

Beberapa kali KC mencoba menyampaikan teorinya, hingga ia menemui Harper yang saat itu sudah menjadi pengajar yang hidupnya serba enggak jelas. 

Setelah pemecatan karena kegagalannya misi 10 tahun lalu, Harper kecewa. Padahal, ia secara heroik menolong Frowler kembali ke bumi. Pasca tak lagi jadi astronaut, ia bercerai dengan istrinya, dan anak laki-lakinya ditangkap polisi. 

Seketika keadaan makin membahayakan. Seperti pemaparan di atas, semakin jauh bulan bergerak dari orbitnya, maka akan berpengaruh ke jam dalam satu hari. Waktu pun terasa makin terbatas. Lebih parah lagi, bulan semakin dekat dengan bumi.

NASA pun menyerah, Fowler yang ingin berjuang akhirnya mendapatkan kebebasan untuk mengambil alih. Ia pun menghubungi Harper dan berjanji untuk membebaskan anaknya. Harper pun mau ikut asal membawa KC yang teorinya justru terasa benar.

Ketiganya pun memulai misi menyelamatkan bumi. Kehadiran KC bikin mood penonton bak roller coaster. Ada hiburan ringan yang bikin suasana nonton film rumit ini jadi sedikit menyenangkan.

Di samping itu, perjuangan anak Harper dan keluarga Fowler juga jadi adegan menarik. Walau belakangan ada beberapa adegan tidak masuk akal, terutama ketika mereka harus melewati sebagian bumi yang mulai hancur.

Twist dan logika film justru omong kosong

Ini dia yang akhirnya akan membelah kubu yang suka atau yang kecewa terhadap film Moonfall. Soalnya logika dari semua kejadian ini terasa begitu di luar dugaan.

Sebuah adegan ketika Harper ada di sebuah ruangan serba putih jadi penjelasan inti dari logika Moonfall. Mungkin niat Emmerich mau bikin mindblowing, tapi rasanya seperti menelan omong kosong. 

Sepertiga akhir dari film ini hanyalah Emmerich dan Harald Kloser sang penulis naskah yang terus-terusan memberikan omong kosong. Walaupun pertempuran ketiga pemeran utama dengan kekuatan aneh bak monster itu menegangkan, twist dalam Moonfall bikin keseluruhan film hampa. 

Pemilihan ending yang sebenarnya terasa heroik pun ditutup dengan sesuatu yang benar-benar di luar nalar. Kita yang awalnya merasa ngeri dengan segala kemungkinan gambaran akhir dunia mungkin malah jadi bertanya, “Apa sih, ini?”

***

Positifnya, mungkin Emmerich sedang bermain-main dengan kreativitasnya. Namun, premis keren, efek luar biasa, side story inspiratif, plus sentuhan komedi asyik saja enggak cukup. Pemilihan logika harusnya ditentukan secara matang.

Jadi, bagaimana menurut kamu setelah baca review film Moonfall ini? Share di kolom komentar ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.